Logo BeritaSatu

Depok Belum Akan Tambah SMA/ SMK Negeri

Kamis, 27 Juni 2019 | 09:59 WIB
Oleh : Bhakti Hariani / CAH

Depok, Beritasatu.com - Penambahan gedung Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) dan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) di Kota Depok sangat diperlukan untuk menampung jumlah siswa lulusan SMP yang tiap tahun meningkat. Sejauh ini di Depok ada 13 SMAN, dan empat SMKN. Namun yang memiliki gedung sendiri hanya 11 SMAN dan dua SMKN. SMAN 11, SMAN 12 dan SMKN 3, SMKN 4 masih menumpang.

"Dengan jumlah 11 SMAN dan dua SMKN yang sudah punya gedung sendiri, jelas masih sangat perlu adanya penambahan pembangunan gedung baru tersebut," ujar Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Hasbullah Rahmad.

Pembangunan gedung sekolah baru tersebut memerlukan dukungan seluruh masyarakat Kota Depok khususnya Pemkot Depok untuk mengusulkan ke Provinsi Jawa Barat.

Diungkap Hasbullah, pada tahun 2018 ada dua lahan yang telah dibeli untuk nantinya dibangun gedung SMKN 3. Selanjutnya tinggal mengajukan kegiatan pembangunannya.

Hasbullah memaparkan, jumlah lulusan SMP tidak sebanding dengan jumlah kursi atau bangku di SMA maupun SMK Negeri yang ada di Depok. Dari data Dinas Pendidikan pada tahun 2018 junlah lulusan SMP mencapai 27.000 siswa dan untuk daya tampung di SMA maupun SMK Negeri hanya sekitar 5.000 siswa saja.

Wali Kota Depok Mohammad Idris mengungkapkan, kewenangan masalah pembelian lahan, pembangunan gedung dan sebagainya untuk tingkat SMA dan SMK kini sudah diambil alih dan menjadi kewenangan Provinsi Jawa Barat.

"Kami sifatnya hanya menerima laporan serta memantau dan mengusulkan saja. Untuk diterima atau tidak semua urusannya ada di Provinsi Jabar," kata Idris.

Usulan Penambahan

Sementara itu, Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) pada Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Wilayah II (Kota Bogor-Kota Depok) Dadang Ruhiyat menuturkan, usulan terkait penambahan SMA/ SMK di Depok sudah disampaikan kepada Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat.

"Di Depok ada dua SMAN dan dua SMKN yang masih menumpang. Kami sudah membangun gedung yakni SMAN 11 dan juga membeli lahan untuk SMAN 12 , SMKN 3 dan SMKN 4 tahun 2018. Tahun ini akan membangun gedung SMAN 12 dan SMKN 3," tutur Dadang kepada Beritasatu.com, Kamis (27/6/2019).

Perihal belum tersebarnya SMAN dan SMKN di tiap kecamatan di Kota Depok khususnya di Kecamatan Beji, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat sudah mengusulkan untuk membeli lahan lagi.

"Ini sudah pernah kami sampaikan saat ada hearing dengan Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Bapak Irfan Suryanegara saat kunjungan ke Depok. Beberapa waktu lalu saat Ibu Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat berkunjung ke Depok juga sudah kami sampaikan. Semoga nanti ditindaklanjuti untuk diusulkan pada tahun anggaran 2020 atau 2021," papar Dadang.

Dalam satu tahun, Dinas Pendidikan Kota Depok mencatatkan ada sekitar 27.320 lulusan SMP baik itu negeri dan swasta namun dalam faktanya, penerimaan siswa ke SMA/SMK Negeri tidak lebih dari 5.508 orang sisanya sebanyak 21.812 tersingkir.

Jumlah itu berbanding terbalik dengan jumlah sekolah negeri baik itu SMA maupun SMK di Kota Depok yang tergolong sedikit yakni 13 SMA Negeri dan 4 SMK Negeri. Untuk menampung jumlah lulusan SMP di Kota Depok yang mencapai 27.320 orang, maka Pemerintah Provinsi Jawa Barat minimal harus membangun 23 SMA Negeri dan SMK Negeri di Kota Depok.

Menanggapi hal tersebut, Pengawas Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Kota Depok Anwar Rusmin mengatakan SMA Negeri dan SMK Negeri di Kota Depok tidak bisa memenuhi harapan orang tua yang ingin memasukkan putra dan putrinya ke sekolah negeri tingkat SMA dan SMK lantaran terbatasnya jumlah sekolah dan rombongan belajar (rombel).

Anwar mengatakan kekecewaan para orang tua pasti akan selalu ada. Menurut dia, kekecewaan itu bukan dikarenakan sistem zonasi, melainkan, pemerataan sekolah yang belum menyeluruh.

"Jumlah siswa yang diterima di SMA Negeri maupun SMK Negeri itu rata-rata 324 siswa, kalikan saja dengan 17 SMA dan SMK yang ada di Kota Depok jumlahnya tidak lebih dari 5,508 orang," ujar Anwar.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Pasien Covid-19 Dirawat di RSDC Wisma Atlet Tidak Bertambah

Pasien Covid-19 yang dirawat di RSDC Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, tetap berjumlah 25 orang, atau tidak mengalami penambahan.

NEWS | 30 September 2022

Semester 1 2022, Mesir Sudah Dikunjungi 4,9 Juta Turis

Sekitar 4,9 juta turis mengunjungi Mesir dalam enam bulan pertama 2022, meningkat 85,4 persen dibandingkan 2,6 juta turis pada periode yang sama tahun 2021.

NEWS | 30 September 2022

PGRI Minta UU Guru dan Dosen Dicabut dari RUU Sisdiknas

PGRI menyarankan pemerintah untuk mencabut UU Guru dan Dosen dari Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas)

NEWS | 30 September 2022

Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober: Bangkit Bergerak Bersama Pancasila

"Bangkit Bergerak Bersama Pancasila", menjadi tema peringatan Hari Kesaktian Pancasila, yang diperingati pada 1 Oktober.  

NEWS | 30 September 2022

PGRI Ungkap 3 Penyebab Polemik RUU Sisdiknas

RUU Sisdiknas yang disusun oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) menjadi polemik

NEWS | 30 September 2022

PDIP: Integrasi Transportasi Publik Era Anies Berhasil

PDIP menyatakan, program integrasi transportasi publik pada era Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah berhasil.

NEWS | 30 September 2022

Jumat, 3 Wilayah di Jakarta Berpotensi Diguyur Hujan

BMKG memprakirakan cuaca Jakarta pada hari ini akan diwarnai hujan yang turun hujan ringan hingga sedang

NEWS | 30 September 2022

Pembangunan Permukiman di Pulau G Masih Pengarahan

Kawasan reklamasi pulau G diarahkan untuk kawasan permukiman baru sebatas pengarahan dan belum terwujud

NEWS | 30 September 2022

Eks Pegawai KPK Minta Febri dan Rasamala Mundur dari Tim Kuasa Hukum Sambo

Eks Ketua Wadah Pegawai KPK Yudi Purnomo meminta agar Febri Diansyah dan Rasamala Aritonang mundur sebagai kuasa hukum Sambo

NEWS | 30 September 2022

Penyebab Kematian Ratu Elizabeth Terungkap dalam Sertifikat

Penyebab kematian Ratu Elizabeth terungkap dalam sertifikat yang diterbitkan oleh National Records of Scotland.

NEWS | 30 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Es Teh Indonesia


# Anies Baswedan


# Pertalite Boros


# Ketiak Basah


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Pasien Covid-19 Dirawat di RSDC Wisma Atlet Tidak Bertambah

Pasien Covid-19 Dirawat di RSDC Wisma Atlet Tidak Bertambah

NEWS | 20 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings