Wakil Wali Kota Bengkulu Berikan Santunan untuk Korban Kebakaran Bumi Ayu

Wakil Wali Kota Bengkulu Berikan Santunan untuk Korban Kebakaran Bumi Ayu
Ilustrasi Bantuan Kemanusiaan. ( Foto: Istimewa )
Usmin / JEM Selasa, 2 Juli 2019 | 08:14 WIB

Bengkulu, Beritasatu.com - Wakil Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi memberikan santunan berupa uang, paket sembako dan pakaian seragam sekolah kepada 12 keluarga korban kebakaran di Simpang Bumi Ayu, Kecamatan Selebar, yang terjadi pada Sabtu (29/6/2019) lalu.

Bantuan kemanusian tersebut, diserahkan langsung oleh Wakil Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi kepada para korban kebakaran, Senin (1/7/2019). Kebakaran yang terjadi pada Sabtu sekitar pukul 11.30 WIB ini, menghaguskan 12 unit bangunan, terdiri 11 unit rumah toko (ruko) dan satu rumah permanen.

Akibat kebakaran tersebut, warga mengalami kerugian mencapai miliaran rupiah. Besarnya kerugian ini selain nilai bangunan juga barang-barang berharga milik korban sebagian besar tidak berhasil diselamatkan karena kobaran sangat cepat.

Kobaran api baru bisa dikuasi sekitar 3 jam kemudian oleh Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bengkulu, setelah mengerahkan sebanyak 13 unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi kejadian. Kebakaran ini disebabkan terjadi konsliting listrik atau arus pendek di salah saru bangunan ruko yang terbakar.

Setiap korban kebakaran mendapatkan bantuan uang tunai dari Wakil Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi sebesar Rp 2,5 juta berikut paket sembako dan pakaian seragam anak sekolah.

Dedy Wahyudi mengatakan, bantuan ini diberikan sebagai bentuk perhatian dan hadirnya pemerintah di tengah masyarakat dalam suasana suka maupun duka.

"Bantuan ini diberikan dalam masa darurat dan spontanitas pemerintah kota dengan berkoordinasi bersama Baznas yang sudah memungut 2,5 % zakat dari setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkot Bengkul," ujarnya.

Dedy berharap para korban kebakaran iklas menerima musibah dan cobaan dari Allah Swt tersebut. "Allah itu tidak menimpakan ujian melebihi kemampuan sesorang. Itu janji Allah dan semoga dibalik musibah ini terdapat keberkahan," ujarnya.

Jika ada berbagai dokumen penting milik korban yang terbakar agar segera melaporkan ke pihak kelurahan setempat, sehingga kepengurusnya akan dipermudah.



Sumber: Suara Pembaruan