Diduga Hina Presiden dan MK, Istri Staf KPU Blitar Diperiksa Polisi

Diduga Hina Presiden dan MK, Istri Staf KPU Blitar Diperiksa Polisi
Ilustrasi Surat Edaran Penanganan Ujaran Kebencian. ( Foto: Ist / Ist )
Aries Sudiono / FMB Rabu, 3 Juli 2019 | 15:53 WIB

Blitar, Beritasatu.com - Tim Petugas Siber Satreskrim Polres Blitar Kota kini masih melakukan penyelidikan dan pendalaman atas pemilik akun Facebook (FB), Aida Konveksi terkait konten dugaan penghinaan (ujaran kebencian) terhadap gambar mirip Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) dan mirip sosok hakim Mahkamah Konstitusi (MK).

Dalam akunnya, perempuan bernama Ida Fitri (44), istri dari salah seorang staf Komisi Pemilihan Umum (KPU) itu diduga dengan sengaja mengedit gambar foto mirip Jokowi yang bagian wajahnya diganti kepala mumi dan di bawahnya diberi keterangan foto "the new firaun". Sedangkan gambar seorang berseragam hakim namun bagian wajahnya diganti kepala anjing dengan keterangan foto di bawahnya, "iblis berwajah anjing".

Postingan kedua foto kontroversial tersebut diunggah pemilik akun FB, Aida Konveksi yang menampilkan wajah perempuan menarik berjilbab, pada Rabu (19/6/2019) baru lalu dan banyak direspon komunitas netizen di Kota Blitar dan sekitarnya. Ida Fitri mengaku hanya ikut-ikutan mengunggah kedua foto tersebut dari sebuah grup FB the voice of the people. Di antara mereka ada yang membagi-bagikan foto pemilik akun dan postingan yang dikomentari sebagai penghinaan terhadap lambang negara itu, dan kemudian mendesak aparat kepolisian untuk menindak tegas pemilik akun tanpa pandang bulu karena diduga keras melanggar Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

“Kita masih melakukan pemeriksaan terhadap pemilik akun FB Aida Konveksi maupun suaminya yang diketahui sebagai salah satu staf anggota KPU Blitar. Kita masih dalami dan proses pemeriksaan masih berlangsung,” ujar Kapolres Blitar Kota AKBP Adewira Negara Siregar didampingi Kasat Reskrim Polres Blitar Kota AKP Heri Sugiono yang dikonfirmasi, Selasa (2/7/2019) tadi malam.

Menurut dia, sekarang ini pasangan suami-istri itu masih berstatyus saksi. Pihaknya memiliki waktu 1x24 jam sebelum kemudian hari ini, Rabu (3/7/2019) sore ini status pemilik akun itu akan ditentukan. Untuk itu tim Siber Polres Kota Blitar masih berkoordinasi dengan Siber Polda Jatim di Surabaya dan berkonsultasi dengan saksi ahli UU ITE.

AKP Heri Sugiono yang dihubungi ulang Rabu tadi pagi membenarkan, pihaknya menemukan postingan itu saat melakukan patroli siber. Ia kemudian menindaklanjuti dengan mencari pemilik akun. Unggahan konten yang mengandung penghinaan terhadap lambang negara itu, semula sempat viral di media sosial. Beberapa warganet, kemudian menggunggah tangkapan layar postingan akun Facebook Aida Konveksi dan membagikannya ke beberapa grup FB dan Instagram. Masih di FB itu terdapat foto perempuan menarik mengenakan jilbab dan di bawahnya bertuliskan; Butik Malang, Jalan Bataran Barat 2 No. 42 (Desa) Kalipucung, (Kecamatan) Sanankulon, (Kota) Blitar.

Warganet juga menandai tangkapan layar postingan akun Facebook Aida Konveksi yang dihapus pemiliknya pada Senin (1/7/2019) baru lalu itu, di akun Humas Polres Blitar Kota dan Kapolres Blitar Kota, agar pemilik akun ditindak tegas aparat kepolisian. Postingan yang viral tersebut sudah dihapus oleh pemilik akun, namun unggahan itu telanjur menggemparkan warga Blitar dan sekitarnya.

“Kita sedang memeriksa yang bersangkutan dan suaminya,” ujar AKP Heri Sugiono. Hari Rabu ini pihaknya bakal mendatangkan saksi ahli untuk memeriksa foto-foto yang diunggah Aida Konveksi yang ditampilkan di akun FB miliknya. Jika cukup bukti, tidak menutup kemungkinan pemilik akun akan duduk sebagai tersangka, tambah AKP Heri Sugiono. 



Sumber: Suara Pembaruan