JK Minta BPJS Ketenagakerjaan Bantu BPJS Kesehatan

JK Minta BPJS Ketenagakerjaan Bantu BPJS Kesehatan
Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) ( Foto: Beritasatu TV )
Aichi Halik / AHL Rabu, 3 Juli 2019 | 21:38 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) meminta BPJS Ketenagakerjaan (TK)untuk dapat membantu BPJS Kesehatan yang terus mengalami defisit.

JK menilai defisit BPJS Kesehatan yang sudah terlalu tinggi akan membebani keuangan negara. Sementara itu, kemampuan pemerintah menutup defisit tersebut juga ada batasnya.

"Apabila satu pihak banyak dana, satu pihak defisit, bebannya ke negara, pemerintah. Ke pemerintah ada batasnya," ujar JK di Istana Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (3/7/2019).

JK pun memuji pengelolaan BPJS TK dan memintanya bekerja sama dengan BPJS Kesehatan yang terlilit defisit keuangan.

"Walaupun kenyataannya BPJS TK-lah yang mempunyai karya yang sangat besar, di satu sisi BPJS Kesehatan mengalami defisit terus-menerus. Harus ada kerja sama yang baik," imbuh JK.

Diketahui, BPJS Kesehatan terus mengalami defisit berkepanjangan dan harus dibantu oleh pemerintah. Hingga 5 Desember 2018, pemerintah telah menggelontorkan dana Rp 52 triliun hanya untuk membantu defisit BPJS Kesehatan.

JK berharap jika kerja sama itu terjalin dapat mewujudkan keinginan pemerintah memberikan kesejahteraan rakyat secara adil.

"Kerjasama yang baik antara BPJS Ketenagakerjaan dan juga BPJS Kesehatan tentu merupakan suatu langkah-langkah untuk mensejahterahkan semua," kata JK.



Sumber: BeritaSatu TV