Menpar Terkesima dengan Terminal Eksekutif Pelabuhan Merak

Menpar Terkesima dengan Terminal Eksekutif Pelabuhan Merak
Menteri Pariwisata Arief Yahya mengunjungi Pelabuhan Merak, Banten. ( Foto: istimewa )
Chairul Fikri / CAH Jumat, 5 Juli 2019 | 20:23 WIB

Banten, Beritasatu.com - Pemerintah terus membenahi aksesibilitas pariwisata untuk mempermudah para wisatawan. Salah satunya dengan memperbaiki pelayanan transportasi penyeberangan dari Pulau Jawa ke Pulau Sumatera yang melalui Pelabuhan Merak di Banten dan Pelabuhan Bakauheni di Lampung dengan membuka Terminal Eksekutif di kedua pelabuhan tersebut.

Kini melalui terminal eksekutif pelabuhan Merak dan Bakauheni, masyarakat dan wisatawan dapat menyeberang lebih cepat. Langkah perbaikan fasilitas pelabuhan tersebut dipuji oleh Menteri Pariwisata, Arief Yahya saat melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Pelabuhan Merak Banten dan Pelabuhan Bakauheni Lampung pada Jumat (5/7/2019).

"Langkah pihak PT ASDP dengan mengembangkan dan mempermudah aksesibilitas ke destinasi wisata di dalam negeri patut di acungi jempol. Dengan pembukaan terminal eksekutif ini makin mengubah wajah Indonesia dalam pelayanan transportasinya di mata Internasional. Di terminal eksekutif pelabuhan Merak dan Bakauheni ini masyarakat dan wisatawan bisa merasakan sensasi berada di sebuah Bandara saat ingin berpergian," ujar Arief Yahya.

Dalam kesempatan itu, Menpar juga sempat merasakan pula sensasi berlayar bersama KMP Portlink yang melayani penyeberangan Merak-Bakauheni dengan mengajak kaum milenial. Dimana dalam penyebrangan tersebut, Menpar juga sempat berdiskusi dan melakukan sesi tanya jawab dari atas kapal KMP Portlink tersebut.

"Potensi wisata yang bisa disaksikan selama melakukan perjalanan penyeberangan antara Merak dan Bakauheni ini bisa jadi daya tarik yang menarik bagi kaum milenial. Selain waktu tempuhnya yang hanya kira-kira satu jam perjalanan, masyarakat juga dapat merasakan sensasi terminal yang mewah seperti di mall. Selain itu kapal yang besar dan bersih juga pastinya jadi nilai tambah buat masyarakat yang gemar ber swa foto seperti kalangan milenial," ujar Menpar Arief Yahya.

Selat Sunda dikatakannya juga menjadi akses yang sangat penting untuk mendukung pergerakan wisatawan dari Sumatera ke Jawa atau sebaliknya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Komersial dan Pelayanan PT ASDP Indonesia Ferry Yusuf Hadi menyampaikan pihaknya siap mendukung konektivitas yang ada di Indonesia khususnya dibidang pariwisata. Oleh sebab itu ke depan mereka juga akan merenovasi beberapa pelabuhan yang ada di seluruh Indonesia untuk kenyamanan masyarakat dan wisatawan saat berwisata.

"ASDP tidak hanya fokus menangani konektivitas dan logistik saja karena lintasan yang dilalui adalah potensi alam dan pariwisata. Maka kami juga membuka akses, merintis, dan meningkatkan penyeberangan ke akses wisata," ujar Ferry Yusuf.

Sementara ini, untuk Penyeberangan Merak- Bakauheni sendiri pihak ASDP mengoperasikan 72 kapal termasuk kapal ASDP dan swasta, dan 5 kapal untuk kelas eksekutif. Sementaran untuk penyeberangan yang lain masih diupayakan perbaikan.



Sumber: BeritaSatu.com