Golkar Akan Usung Rohidin Mersyah di Pilgub Bengkulu 2020

Golkar Akan Usung Rohidin Mersyah di Pilgub Bengkulu 2020
Rohidin Mersyah ( Foto: Istimewa )
Usmin / JAS Selasa, 9 Juli 2019 | 07:36 WIB

Bengkulu, Beritasatu.com - Partai Golkar Bengkulu, akan mengusung Rohidin Mersyah sebagai kandidat bakal calon (balon) Gubernur Bengkulu, pada pilkada serentak yang akan dilaksanakan September 2020 mendatang.

"Golkar akan berjuang untuk mengusung Rohidin Mersyah maju pada Pilgub pada 2020 mendatang. Rohidin layak untuk dicalonkan kembali sebagai Cagub Bengkulu pada Pilkada 2020 mendatang," kata Sekretaris DPP Golkar Provinsi Bengkulu, Samsu Amanah, di Bengkulu, Senin (8/7/2019).

Ia mengatakan, Rohidin Mersyah yang juga ketua DPD Golkar Bengkulu telah berhasil menaikkan perolehan kursi Golkar di DPRD Provinsi Bengkulu dari lima kursi pada Pemilu 2019 menjadi tujuh pada Pemilu 17 April 2019 lalu.

Selain itu, DPD Golkar Bengkulu, di bawah pimpinan Rohidin Mersyah hasil Pemilu 2019 lalu, telah berhasil mengantarkan satu orang kader Golkar atas nama Muhammad Soleh duduk di DPR-RI Senayan, Jakarta.

Pada Pemilu 2014 lalu, Partai Golkar Bengkulu gagal mengantarkan kadernya duduk sebagai anggota DPR-RI dapil daerah ini. "Jadi, wajar kalau Rohidin Mersyah kita usung kembali sebagai Cagub Bengkulu pada Pilkada 2020 mendatang," ujarnya.

Samsu menambahkan, untuk saat ini, DPD Golkar Bengkulu, tidak ada calon lain yang akan didukung pada Pilgub Bengkulu 2020 selain Rohidin Mersyah yang kini menjabat sebagai Gubernur Bengkulu masa bakti 2015-2020.

"Saya optimistis Rohidin Mersyah akan didukung oleh DPP untuk kembali mencalonkan sebagai gubernur Bengkulu periode kedua pada kontestasi pilkada serentak yang akan digelar 19 September 2020 mendatang," ujarnya.

Pengamat politik dari Universitas Bengkulu (Unib), Panji Suminar mengatakan, untuk mengusung Rohidin Mersyah sebagai cagub Bengkulu pada Pilkada 2020 Partai Golkar membutuhkan tambahan dua kursi lagi agar menjadi sembilan kursi.

Syarat parpol untuk mengajukan paslon Cagub-Wagub Bengkulu pilkada 2020 harus memiliki sembilan kursi DPRD setempat. Sedangkan Golkar hasil Pemilu 2019 hanya meraih tujuh kursi di DPRD Provinsi Bengkulu.

"Untuk cukup sembilan kursi Golkar harus mendapatkan tambahan dua kursi melalui koalisi dengan partai lain. Saya kira kita tidak sulit bagi Golkar untuk mendapatkan tambahan dua kursi atau lebih melalui koalisi partai. Saya kira Golkar sudah melakukan pendekatan dengan partai lain untuk berkoalisi pada Pilgub Bengkulu September 2020 mendatang," ujarnya.

Panji mengatakan, calon petahana memiliki potensi besar untuk memenangkan Pilgub Bengkulu 2020 mendatang. Alasannya, calon incumbent telah memiliki basis pendukung yang militan di akar rumput.

"Biasanya calon incumbet baik bupati, wali kota maupun gubernur telah memiliki 50 persen pemilih militan, sehingga tinggal mencari tambahan suara saja pada pemilih lainya. Karena itu, potensi calon petahana untuk memenangkan kontestasi pilkada cukup besar dibanding calon baru atau penantang," ujarnya

Dari pantuan Suara Pembaruan di Bengkulu, ada sejumlah nama yang akan maju pada Pilgub Bengkulu 2020 mendatang, di antaranya Rohidin Mersyah, anggota DPD Ahmad Kanedy, mantan Gubernur Bengkulu Agusrin Maryono Najamudin, Bupati Lebong Rosjonsyah, Bupati Musi Banyuasin (Muba) Dody Reza Alex Nurdin, mantan anggota DPR dapil Bengkulu Patrice Rio Capella, mantan Bupati Rejang Lebong Suherman dan beberapa namanya lainnya.

Namun, para kandidat yang akan maju pada Pilgub Bengkulu tersebut, saat ini masih belum terang-terangan menyatakan maju ke masyarakat, karena masih menunggu tahapan Pilkada 2020 yang akan dilaksanakan KPU setempat.



Sumber: Suara Pembaruan