Polda Jambi Musnahkan 9.682 Butir Ekstasi

Polda Jambi Musnahkan 9.682 Butir Ekstasi
Ilustrasi ekstasi ( Foto: Antara )
Radesman Saragih / CAH Selasa, 9 Juli 2019 | 22:32 WIB

Jambi, Beritasatu.com - Provinsi Jambi masih tetap menjadi salah satu sasaran peredaran narkotika dan obat-obat berbahaya (narkoba) serta menjadi jalur peredaran narkoba Sumatera – Jawa. Hal tersebut tercermin dari masih tingginya barang bukti narkoba yang disita polisi dari para pengedar narkoba yang tertangkap di Jambi.

Kapolda Jambi, Irjen Pol Muchlis AS pada pemusnahan barang bukti narkoba di Polda Jambi, Selasa (9/7/2019) menjelaskan, sejak Januari – Juni lalu, barang bukti narkoba yang diamankan dari beberapa pengedar narkoba cukup tinggi. Barang bukti narkoba yang berhasil diamankan Polres Tanjungjabung Timur dari empat orang pengedar narkoba April lalu sekitar 9.682 butir ekstasi dan 2 kg sabu-sabu.

Sedangkan barang bukti narkoba yang diamankan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jambi dari tiga orang pengedar narkoba Mei lalu seberat 14 kg.

“Barang bukti narkoba tersebut kami musnahkan untuk mencegah penyalahgunaan. Sebagian kecil barang bukti narkoba tersebut disisakan sebagai barang bukti di pengadilan,” katanya.

Dijelaskan, tujuh pengedar narkoba yang ditangkap Polres Tanjabtim dan BNN Provinsi Jambi tersebut hingga kini masih menjalani proses hukum. Empat tersangka, masing-masing Roma Ardadan Julaica, oknum Aparat Sipil Negara (ASN) asal Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau serta Agustinus, Muhamad Rizal dan Eko Rinaldi, warga Tungkal Ilir, Tanjabtim, Jambi. Kemudian tiga pengedar narkoba yang ditangkap BNN Provinsi Jambi, Mukhtar Intan, Syarifuddin Abdullah Ismuar dan Andi Arisandy asal Aceh.

“Ketujuh tersangka kami hadirkan menyaksikan pemusnahan barang bukti narkoba tersebut,”ujarnya.

Menurut Muchlis AS, banyaknya barang bukti narkoba yang berhasil diamankan dari para pengedar narkoba yang tertangkap di Jambi menunjukkan semakin tingginya komitmen jajaran kepolisian di Jambi memberantas peredaran narkoba.

“Kami berharap komitmen pemberantasan narkoba tersebut juga dilakukan jajaran aparatur pemerintah dan dan segenap lapisan masyarakat di Jambi. Penyalahgunaan narkoba termasuk kejahatan luar biasa. Karena itu seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan harus bersama-sama memberantas penyalahgunaan narkoba," pungkasnya.

Muchlis AS lebih lanjut mengatakan, nilai nominal seluruh barang bukti narkoba yang dimusnahkan Polda Jambi tersebut mencapai Rp 10 miliar. Sebagian besar narkoba jenis ekstasi dan sabu-sabu yang dimusnahkan tersebut tergolong mahal karena berasal dari luar negeri.

Sementara itu pemusnahan barang bukti narkoba di Polda Jambi tersebut turut dihadiri Staf Ahli Gubernur Jambi, Asraf, Kepala Bidang (Kabid) Pemberantasan BNN Pprovinsi Jambi, Ajun Komisaris Besar Polisi ( AKBP) Agus Setiawan serta unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Jambi



Sumber: Suara Pembaruan