Pemkab Manggarai Terus Perbaiki Jalan yang Rusak

Pemkab Manggarai Terus Perbaiki Jalan yang Rusak
Nobert Caling. ( Foto: beritasatu.com / Edi Hardum )
Willy Grasias dan Edi Hardum / EHD Rabu, 10 Juli 2019 | 00:00 WIB

Jakarta, Berisatu.com – Pemerintah Kabupaten Manggarai (Pemkab) Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) terus giat memperbaiki jalan-jalan yang rusak di daerah itu. “Untuk memperbaiki jalan-jalan yang masih rusak itu kita masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2016 – 2018,” kata Kepala Bagian Pembangunan, Kabupaten Manggarai, Nobert Caling, kepada Beritasatu.com, Rabu (10/7/2019).

Nobert mengatakan, sampai saat ini jalan yang dalam kondisi rusak dan harus tuntas perbaikannya sampai 2021 sepanjang 115,68 kilometer (km). “Sampai tahun 2018, kami memperbaki jalan yang rusak mencapai 107,56 km atau 48,18% dari total jalan yang rusak sejak tahun 2015 sepanjang 223,24 km,” kata Nobert.

Nobert mengatakan, di semua daerah ada tiga jenis jalan berdasarkan pengelolaan, yakni jalan negara (dikelola pemerintah pusat), jalan provinsi (dikelola pemerintah provinsi) dan jalan kabupaten.

Menurut Nobert, jalan yang dikelola Pemkab Manggarai sepanjang 1.605,7 km, dengan rincian hotmix (HRS) sepanjang 127,37 km; aspel atau lapen sepanjang 966,83 km; pengerasan atau telford sepanjang 326,97 km; jalan tanah sepanjang 184,54 km.
Nobert menyebut jalan provinsi di Manggarai yakni jalan dari Simpang Cumbi- Golocala- Iteng sepanjang panjang 45,10 km dalam kondisi rusak ringan dan rusak berat sepanjang 13 km atau 28,82%.

Selanjutnya jalan dari Reo- Dampek (Manggarai Timur) – Pota (Manggarai Timur), yang berada dalam wilayah Kabupaten Manggarai sepanjang sekitar 200 km kondisi baik.

Selanjutnya jalan dari Hita- Simpang Tiga (Kabupaten Manggarai Barat) – Kedindi (Reok, Manggarai) sepanjang 44 km, dan yang berada dalam wilayah Manggarai sekitar 30 km dalam kondisi rusak.

Sedangkan jalan negara Nobert enggan menyebutkan. Namun jalan negara di Manggarai antara lain jalan dari Labuan Bajo (Ibu Kota Manggarai Barat) menuju Ruteng (Ibu Kota Kabupaten Mangggarai) serta jalan dari Ruteng ke Borong (Ibu Kota Manggarai Timur). Selanjutnya jalan dari Ruteng menuju Reo.

Nobert mengatakan, Pemkab Manggarai terus melakukan perbaikan jalan-jalan yang rusak di Manggarai sesuai dengan anggaran dari APBD Manggarai. Nobert enggan menyebut besarnya anggaran untuk merawat atau memperbaiki jalan-jalan kabupaten yang rusak.

“Bapak Bupati Deno Kamelus selalu konsen dan memprioritaskan perbaikan dan perawatan jalan raya. Jalan bagus maka ekonomi masyarakat pun bagus,” kata Nobert.