Ridwan Kamil: Pemprov Jabar Bakal Tutup Salah Satu BUMD

Ridwan Kamil: Pemprov Jabar Bakal Tutup Salah Satu BUMD
Ridwan Kamil. ( Foto: Antara )
/ WBP Rabu, 10 Juli 2019 | 14:38 WIB

Bandung, Beritasatu.com- Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil atau Emil mengatakan akan ada salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemprov Jawa Barat yang ditutup. Penutupan merupakan hasil evaluasi BUMD yang bermasalah secara kinerja.

"Ada salah satu yang mau ditutup karena sudah tidak layak lagi, sedang dibahas, bisi (takut) salah. Saya mah gampang viral. Sedang berproses, evaluasi satu tahun," kata Gubernur Ridwan Kamil di Kota Bandung, Rabu (10/7/2019).

Ditemui seusai menghadiri Rapat Paripurna dengan agenda Pembahasan Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APDB Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran 2018, di Gedung DPRD Jawa Barat Kota Bandung, Ridwan Kamil mengatakan sebagai gubernur baru dirinya berupaya melakukan reformasi BUMD. Hal tersebut dengan melakukan pembenahan di Bank BJB yakni mengganti jajaran direksi dan menambah visi menjadi bank pembangunan infrastruktur, dari bank UKM.

"Alhamdulillah lancar, sehingga kami yakini 2020 BUMD sudah jauh lebih baik dan bisa hasilkan pendapatan maksimal. Tentunya kita selalu follow up di tahun sebelumnya, kita sempurnakan terutama proses anggaran dengan perbaikan-perbaikan," kata Ridwan Kamil.

Sementara Ketua DPRD Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari menuturkan rencana menutup, merger BUMD atau dikerjasamakan dengan pihak ketiga harus dilakukan Pemprov Jawa Barat dan dikoordinasikan kepada DPRD. "Saya minta ini dilakukan kajian yang sungguh-sungguh karena kalau ada BUMD yang rugi terus dilakukan langkah-langkah yang baik kan ini terkait tenaga kerja dan sebagainya," kata Ineu Purwadewi Sundari.

Rencana menutup BUMD yang memiliki kinerja buruk, lanjut Ineu, juga diharapkan bisa menjadi bahan diskusi antara Pemprov Jawa Barat dengan DPRD dalam rangka mengkaji seluruh BUMD di Jawa Barat ini.

Sebelumnya, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat mengusulkan agar Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang bermasalah, kurang berkembang dan menimbulkan beban atau tidak menghasilkan dividen agar ditutup, dimerger atau dikerjasamakan dengan pihak ketiga.

Usulan DPRD Jawa Barat agar BUMD bermasalah ditutup, disampaikan dalam laporan Badan Anggaran DPRD Jawa Barat yang dibacakan oleh Yusuf Puadz dalam Rapat Paripurna dengan agenda Pembahasan Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APDB Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran 2018, di Gedung DPRD Jawa Barat Kota Bandung.



Sumber: ANTARA