Empat Destinasi Super Prioritas Masih Terkendala Lahan

Empat Destinasi Super Prioritas Masih Terkendala Lahan
Danau Toba. ( Foto: Antara )
/ WBP Rabu, 10 Juli 2019 | 15:15 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Empat destinasi super prioritas yakni Danau Toba (Sumut), Mandalika (NTB), Labuan Bajo (NTT), dan Borobudur (Jateng) masih terkendala lahan dalam pengembangannya menjadi Bali baru (new Bali). Masalah penggunaan lahan teridentifikasi dalam rapat koordinasi yang digelar di Kemko Maritim Jakarta, Rabu (10/7/2019) yang dihadiri sejumlah perwakilan kementerian/lembaga terkait.

"Tadi baru teridentifikasi banyak masalah yang sifatnya birokratis dan harus dibereskan supaya jangan mundur-mundur terus," kata Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf yang memimpin rakor tersebut.

Masalah birokrasi antarlembaga itu antara lain berhubungan dengan masalah lahan yang digunakan di empat destinasi. "Lahan kan punya Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Setiap lahan yang digunakan harus ada penggantinya. Itu butuh anggaran, kalau belum dianggarkan bagaimana, kan tidak bisa (dilakukan)," kata Triawan Munaf.

Oleh karena itu, dalam rakor tercetus pemikiran agar masalah lahan bisa diselesaikan dengan diskresi menteri. "Nah itu mungkin tidak, ada diskresi dari menteri bahwa lahan hutan bisa diubah penggunaannya sehingga tidak perlu ada penggantian. Tapi itu masih dibicarakan," ujar Triawan Munaf.

Masalah lain yang perlu dipercepat lanjut Triawan, adalah rencana induk atau master plan pengembangan empat destinasi super prioritas. Menurut dia, master plan harus rampung sejalan urusan lahan agar investor bisa segera masuk mengembangkan destinasi tersebut.

Triawan menambahkan, dari keempat destinasi super prioritas tersebut, keempatnya memiliki masalah yang hampir serupa. "Sama merata masalahnya. Jadi memang bisa diselesaikan tapi harus sering-sering ketemu," kata Triawan Munaf.



Sumber: ANTARA