KPK Cecar Bupati Meranti Terkait Kasus Bowo Sidik
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

KPK Cecar Bupati Meranti Terkait Kasus Bowo Sidik

Kamis, 11 Juli 2019 | 19:46 WIB
Oleh : Fana Suparman / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) rampung memeriksa Bupati Kepulauan Meranti, Irwan Nasir, Kamis (11/7) petang. Irwan diperiksa sebagai saksi kasus dugaan suap dan gratifikasi yang menjerat Anggota Komisi VI DPR dari Fraksi Golkar Bowo Sidik Pangarso.

Pemeriksaan ini merupakan penjadwalan ulang lantaran Irwan mangkir dari pemeriksaan pada Selasa (9/7) lalu. Dalam pemeriksaan hari ini, Irwan mengaku dicecar soal dana alokasi khusus (DAK) Kabupaten Kepulauan Meranti. Irwan pun telah menyerahkan dokumen-dokumen yang berkaitan dengan DAK Kepulauan Meranti.

"Sudah menjawab semua informasi yang dibutuhkan penyidik dan saya sudah menyerahkan dokumen (DAK) yang diperlukan," kata Irwan usai diperiksa penyidik di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (11/7/2019).

Diduga, salah satu sumber gratifikasi yang diterima Bowo berkaitan dengan DAK. Namun, Irwan banyak berkelit saat disinggung proses pengajuan DAK Kepulauan Meranti. Irwan mengaku saat itu tengah menjalani masa kampanye pemilihan bupati.

"Saya enggak tahu, waktu itu sih saya sedang tidak menjabat Bupati. Jadi waktu itu saya sudah habis masa jabatan, saya lagi kampanye waktu itu makanya akhirnya saya enggak tahu kalau soal itu," ujarnya.

Dalam mengusut dugaan aliran suap DAK ini, penyidik pernah memeriksa Anggota Komisi VII DPR Muhamad Nasir. Bahkan, tim KPK telah menggeledah ruang kerja adik dari Bendum Partai Demokrat M Nazaruddin tersebut. Irwan mengakui mengenal Nasir secara pribadi. Namun, dia menampik pernah berkomunikasi dengan Nasir terkait pengurusan DAK tersebut.

"Oh iya kalau itu (Muhamad Nasir) kenal, sama-sama dari Riau," katanya.

Jubir KPK, Febri Diansyah mengatakan, dalam pemeriksaan ini, tim penyidik mencecar Irwan soal perannya dalam pengurusan DAK Kabupaten Meranti. Tak hanya itu, tim penyidik juga mencecar Irwan soal hubungannya dengan Bowo maupun anggota DPR lainnya terkait proses pengusulan DAK.

"KPK mendalami pengetahuan dan peran saksi dalam pengurusan DAK di Kab. Meranti serta hubungan dengan anggota DPR-RI terkait pengurusan anggaran tersebut," kata Febri.

Diberitakan, KPK menetapkan anggota Komisi VI DPR dari Fraksi Golkar Bowo Sidik Pangarso dan anak buahnya, staf PT Inersia bernama Indung serta Marketing Manager PT Humpuss Transportasi Kimia, Asty Winasti sebagai tersangka. Bowo melalui Indung diduga menerima suap dari Asty dan petinggi PT Humpuss Transportasi Kimia lainnya terkait kerja sama bidang pelayaran menggunakan kapal PT Humpuss Transportasi Kimia.

Tak hanya suap dari PT Humpuss Transportasi Kimia, Bowo juga diduga menerima gratifikasi dari pihak lain. Gratifikasi yang diterima Bowo tersebut diduga terkait pengurusan di BUMN, hingga soal Dana Alokasi Khusus di sejumlah daerah. Secara total, suap dan gratifikasi yang diterima Bowo mencapai sekitar Rp 8 miliar. Uang tersebut dikumpulkan Bowo untuk melakukan serangan fajar pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Galih Ginanjar Dijemput Paksa dari Hotel

Galih Ginanjar dijemput paksa oleh penyidik dari sebuah hotel di Jakarta Selatan.

NASIONAL | 11 Juli 2019

Gunung Merapi Luncurkan Dua Guguran Lava

Gunung Merapi meluncurkan dua kali guguran lava ke arah hulu Kali Gendol sejauh 500-900 meter pada Kamis (11/7/2019).

NASIONAL | 11 Juli 2019

Bacakan Pembelaan, Jokdri Sebut Dia Dihakimi Publik dan Media

Jokdri juga mengatakan stigma-stigma yang menempel padanya tersebut telah ia rasakan selama berbulan-bulan.

NASIONAL | 11 Juli 2019

Lahar Dingin Terjang Dua Desa di Karo

Tidak ada laporan korban jiwa namun musibah ini merusak beberapa rumah penduduk di sana.

NASIONAL | 11 Juli 2019

Buru Ali Kalora, Masa Tugas Satgas Tinombala Diperpanjang

Masa tugas Satgas Operasi Tinombala diperpanjang hingga tiga bulan ke depan.

NASIONAL | 11 Juli 2019

Bali Berangkatkan 1.054 Calon Jemaah Haji

Pada pelepasan 2019 ini, tercatat calhaj tertua yaitu berusia 94 tahun dari Kabupaten Badung.

NASIONAL | 11 Juli 2019

Hukuman Ratna Hanya Sepertiga dari Tuntutan Jaksa

Pputrinya, Atiqah Hasiholan, bersyukur lantaran ibunya divonis lebih rendah dari tuntutan.

NASIONAL | 11 Juli 2019

Polda Sumut Bongkar Sindikat Narkoba Jaringan Empat Negara

Para pelaku ditangkap dari sejumlah lokasi berbeda.

NASIONAL | 11 Juli 2019

Ratna Sarumpaet Divonis 2 Tahun, Dipotong Masa Tahanan

Ratna Sarumpaet divonis 2 tahun penjara dipotong masa tahanan.

NASIONAL | 11 Juli 2019

Polisi Sebut Kanal YouTube Pablo-Rey Terindikasi Pornografi

Polisi menyebut bahwa kanal YouTube milik Pablo Benua dan Rey Utami terindikasi pornografi dan asusila.

NASIONAL | 11 Juli 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS