Majelis Hakim Pertimbangkan Pledoi Joko Driyono
Logo BeritaSatu

Majelis Hakim Pertimbangkan Pledoi Joko Driyono

Kamis, 11 Juli 2019 | 21:26 WIB
Oleh : YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Majelis hakim memutuskan untuk pertimbangkan pledoi (pembelaan) terdakwa kasus penghilangan dan perusakan barang bukti terkait kasus dugaan pengaturan skor sepakbola, Joko Driyono (Jokdri), Kamis (11/7/2019).

“Majelis setelah mempelajari (ajuan pledoi Jokdri) ternyata masih bisa diperpanjang di pengadilan negeri,” ujar Hakim Ketua persidangan Kartim Haeruddin di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Kartim memberikan kesempatan kepada jaksa penuntut umum (JPU) untuk melakukan replik secara tertulis. Namun ia mengatakan itu merupakan hak JPU untuk mengajukan atau tidak, karena yang membuktikan tindak pidana terdakwa adalah JPU.

Sidang ditutup oleh hakim ketua pada pukul 19.23 WIB dan sidang selanjutnya dijadwalkan pada Senin, 15 Juli 2019 pukul 15.00 WIB, dengan porsi giliran JPU memberikan replik atas pledoi yang telah diajukan Jokdri beserta kuasa hukumnya.

Pengajuan pledoi Jokdri merupakan langkah hukum lebih lanjut atas tuntutan yang telah dibacakan jaksa penuntut umum (JPU) dalam persidangan Kamis lalu (4/7).

Pledoi pertama dibacakan Jokdri secara pribadi, sedangkan pledoi kedua dibacakan kuasa hukum.

Isi pledoi yang dibacakan kuasa hukum mantan Pelaksana Tugas (PLT) Ketua Umum PSSI ini menjelaskan tentang fakta hukum bahwa Jokdri tidak terbukti melakukan perbuatan hukum sesuai dakwaan JPU.

Sedangkan untuk pledoi yang dibacakan Jokdri akan berisi pembelajaran terdakwa secara pribadi.

Dalam pledoi yang akhirnya membuat majelis hakim pertimbangkan kembali dan perpanjang persidangan itu berisi empat permohonan.

Permohonan pertama adalah menyatakan bahwa terdakwa tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana. Kedua, membebaskan Jokdri dari segala dakwaan dan tuntutan serta mengembalikan hak dan harkat serta martabatnya pada keadaan semula.

Permohonan ketiga agar segala barang bukti dalam perkara ini dikembalikan kepada yang berhak. Serta yang terakhir memohon agar biaya perkara ini dibebankan kepada Negara.

“Saya tidak akan berhenti mencintai sepakbola. Hal ini akan saya lakukan untuk membuktikan bahwa semua tuduhan, sangkaan dan stigma buruk kepada saya adalah tidak benar. Karena memang sejatinya saya tidak pernah melakukan hal itu,” ujar Jokdri pada akhir pembacaan pledoi yang diajukannya.

Jokdri berharap majelis hakim membukakan pintu keadilan untuk dia.

Untuk diketahui, sebelumnya Joko Driyono dituntut hukuman 2 tahun 6 bulan penjara atas perbuatan merusak barang bukti terkait skandal pengaturan skor.



Sumber: ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

KPK Masih Tunggu Salinan Putusan Kasasi Syafruddin

KPK mengaku perlu mengetahui secara rinci pertimbangan Majelis Hakim Agung mengabulkan Kasasi Syafruddin dan melepaskannya dari tuntutan hukum.

NASIONAL | 11 Juli 2019

Masyarakat Magelang Masih Minim Kesadaran Akan Wisata

Wilayah Magelang sudah punya modal besar untuk mengembangkan pariwisatanya lewat Candi Borobudur.

NASIONAL | 11 Juli 2019

Puluhan Orang Hilang Pasca Rusuh, Polri Belum Tahu

Komnas HAM menyatakan bahwa 32 orang masih hilang pasca rusuh 21-22 Mei 2019 lalu.

NASIONAL | 11 Juli 2019

Menteri Susi Dorong 3 Poin Meninjau Ulang Kesepakatan dengan Malaysia

Menteri Susi adalah mendorong kembali penandatanganan kesepakatan membasmi illegal fishing.

NASIONAL | 11 Juli 2019

Perkuat Peran DPD, Fadel Muhammad Gagas Smart Decentralization

Fadel menilai DPD memiliki peran besar untuk kepentingan daerah.

NASIONAL | 11 Juli 2019

Dukung Pariwisata, Jokowi Janji Menata Total Pembangunan Bandara Komodo

Presiden Jokowi berjanji memprioritaskan pembangunan Bandara Komodo dengan memperpanjang runway dan memperluas terminal.

NASIONAL | 11 Juli 2019

Nasdem: Nurdin Basirun Dipecat Jika Korupsi

Saat ini NasDem membebastugaskan Nurdin sebagai Ketua DPW Nasdem Provinsi Kepri.

NASIONAL | 11 Juli 2019

BNPT: Diplomat Harus Punya Wawasan Kebangsaan Tinggi

Semua negara harus bersinergi untuk memberantas terorisme dari muka bumi.

NASIONAL | 11 Juli 2019

Gubernur Kepri Ditangkap, Wagub: Saya Terharu

Isdianto berharap, seluruh masyarakat tetap menghargai proses hukum yang dilakukan KPK.

NASIONAL | 11 Juli 2019

Ma'ruf Amin Akan Buka Muktamar Satkar Ulama Indonesia

Muktamar Satkar bakal dihadiri oleh perwakilan Satkar dari seluruh provinsi di Indonesia.

NASIONAL | 11 Juli 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS