Ribuan Hektare Sawah di Batanghari Terancam Kekeringan
INDEX

BISNIS-27 540.837 (-8.19)   |   COMPOSITE 6428.31 (-54.9)   |   DBX 1183.86 (16.52)   |   I-GRADE 188.148 (-2.58)   |   IDX30 539.476 (-8.89)   |   IDX80 144.979 (-1.68)   |   IDXBUMN20 440.639 (-3.89)   |   IDXESGL 147.926 (-1.09)   |   IDXG30 146.726 (-1.41)   |   IDXHIDIV20 473.385 (-7.91)   |   IDXQ30 152.644 (-1.92)   |   IDXSMC-COM 299.578 (-0.96)   |   IDXSMC-LIQ 376.282 (-1.41)   |   IDXV30 152.705 (-1.81)   |   INFOBANK15 1086.82 (-23.03)   |   Investor33 459.04 (-6.31)   |   ISSI 190.39 (-0.94)   |   JII 671.594 (-3.85)   |   JII70 236.079 (-1.46)   |   KOMPAS100 1294.89 (-15.54)   |   LQ45 1002.38 (-13.63)   |   MBX 1785.38 (-21.17)   |   MNC36 340.467 (-4.76)   |   PEFINDO25 342.936 (-2.7)   |   SMInfra18 325.457 (-0.02)   |   SRI-KEHATI 391.973 (-5.4)   |  

Ribuan Hektare Sawah di Batanghari Terancam Kekeringan

Jumat, 12 Juli 2019 | 08:11 WIB
Oleh : Radesman Saragih / JAS

Jambi, Beritasatu.com - Sedikitnya 2.100 hektare (ha) areal tanaman pangan dan hortikultura di Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi terancam kekeringan menyusul musim kemarau yang melanda daerah itu. Areal tanaman pangan yang terencam kekeringan tersebut termasuk ribuan hektare sawah sentra padi Kecamatan Pemayung, Batanghari.

Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Kabupaten Batanghari, M Hatta di Batanghari, Jumat (12/7/2019) mengatakan, berdasarkan pantauan di lapangan, areal tanaman pangan di Batanghari yang terancam kekeringan tersebar di empat kecamatan.

Areal tanaman pangan yang terancam kekeringan di Kecamatan Muarabulian sekitar 600 ha, Muaratembesi (400 ha), Marosebo Ilir (900 ha), dan Pemayung (200 ha). Tanaman padi yang terancam kekeringan di empat kecamatan tersebut rata-rata berumur satu bulan.

“Areal tanaman pangan yang terancam kekeringan di daerah ini cukup luas. Namun saat ini belum ada tanaman yang rusak dan puso akibat kekeringan. Kendati sumber air semakin terbatas, para petani masih bisa mendapatkan sumber air dari. Namun bila hujan tidak turun hingga dua pekan mendatang, ribuan areal tanaman pangan tersebut akan kekeringan,” katanya.

Dikatakan, jika hujan tidak turun hingga dua pekan mendatang, Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Batanghari akan turun ke lapangan dan memberikan bantuan pompa air kepada petani.

“Kami mengimbau para petani waspada kekeringan ini. Para petani juga kami harapkan mengatur saluran air di sawah agar tidak banyak terbuang. Jika mulai terjadi kekeringan, petani kami minta segera melapor ke Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Batanghari,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi, Bachyuni Deliansyah mengatakan, pihaknya belum mendapat laporan mengenai data dampak kekeringan terhadap pertanian dari sembilan kabupaten dan dua kota di Provinsi Jambi.

“Kami sudah meminta petugas BPBD kabupaten dan kota se-Provinsi Jambi segera turun ke lapangan melakukan pendataan areal tanaman pangan, khususnya sawah yang kekeringan. Data tersebut penting untuk mempermudah penyaluran bantuan,” kata Bachyuni.

Secara terpisah, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Provinsi Jambi, Ahmad Maushul juga mengaku belum mendapat laporan adanya dampak kemarau terhadap pertanian tanaman pangan di daerah itu.

“Kami belum mendapat laporan mengenai dampak kemarau terhadap tanaman pangan. Baik dampak kekeringan maupun munculnya organisme pengganggu tanaman. Namun demikian kami kami terus memantau ke lapangan dampak kemarau terhadap tanaman pangan, khususnya tanaman padi,”katanya.

Menurut Ahmad Maushul, pendataan mengenai dampak kemarau terhadap tanaman pangan, khususnya di daerah itu perlu cepat dilakukan guna mempermudah proses ganti rugi dan bantuan pompa air.

“Para petani yang sudah masuk asuransi pertanian akan mendapat ganti rugi sebsar Rp 6 juta/ha, jika tanaman padi mereka puso akibat kekeringan. Kemudian para petani di beberapa daerah juga kini sudah mulai mendapatkan bantuan pompa air mengatasi kekeringan sawah mereka,” katanya.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

NU Care Bantu Selamatkan TKI Eti dari Hukuman Mati di Saudi

Dubes Agus Maftuh menyatakan penggalangan dana untuk Eti dana yang dilakukan KBRI Saudi, telah berhasil mencapai jumlah yang diminta ahli waris.

NASIONAL | 12 Juli 2019

5 Mata Uang Asing Disita dari Rumah Gubernur Nurdin

Uang tersebut diduga merupakan gratifikasi yang diterima Nurdin terkait jabatannya sebagai gubernur.

NASIONAL | 12 Juli 2019

Datangi KSP, Pengacara Baiq Nuril Minta Kepastian Rekomendasi Amnesti

Tim advokasi Baiq Nuril meminta kepastian kepada Presiden Jokowi terkait pemberian amnesti kepada klien mereka.

NASIONAL | 12 Juli 2019

Perampok Toko Emas di Balaraja Ditangkap

Polisi menyita dua senjata mainan yang digunakan pelaku saat merampok toko emas pada 15 Juni 2019 lalu di kawasan Balaraja, Tangerang, Banten.

NASIONAL | 12 Juli 2019

Vonis Ratna Sarumpaet Lebih Rendah dari Jaksa Penuntut Umum

Vonis terhadap Ratna Sarumpaet lebih rendah dari tuntutan jaksa sebelumnya yaitu enam tahun penjara.

NASIONAL | 12 Juli 2019

Wagub Kepri Harap Kasus Nurdin Segera Diproses

Wakil Gubernur Kepulauan Riau Isdianto berharap kasus ini segera diproses agar pemerintahan tetap berjalan.

NASIONAL | 11 Juli 2019

Gubernur Kepri Diduga Dua Kali Menerima Suap

Gubernur Kepri Nurdin Basirun diduga dua kali menerima suap.

NASIONAL | 11 Juli 2019

Gubernur Kepri Ditetapkan Tersangka Suap Izin Reklamasi dan Gratifikasi

Nurdin Basirun ditetapkan tersangka penerima suap yang diberikan Abu Bakar melalui Edy Sofyan. Nurdin diduga dua kali menerima suap.

NASIONAL | 11 Juli 2019

Gubernur Nurdin Basirun Resmi Tersangka Suap Izin Reklamasi

Izin pembangunan kawasan wisata diberikan seolah-olah untuk budidaya perikanan.

NASIONAL | 11 Juli 2019

Buka PLHK 2019, JK Ingatkan Perlunya Pola Hidup Menyatu dengan Alam

Pembakaran yang kurang baik pada sektor transportasi menyumbang 70% pencemaran di perkotaan, disusul dengan sumbangan dari sektor industri.

NASIONAL | 11 Juli 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS