Pastikan Keadilan Bagi Nuril, PSI Dorong Presiden Berikan Amnesti
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Pastikan Keadilan Bagi Nuril, PSI Dorong Presiden Berikan Amnesti

Jumat, 12 Juli 2019 | 08:53 WIB
Oleh : Asni Ovier / AO

Jakarta, Beritasatu.com - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mendorong pemerintah untuk memberikan amnesti kepada Baiq Nuril. PSI menilai putusan Mahkamah Agung 9MA) jauh dari rasa keadilan.

"Terus terang, kami kaget dengan putusan MA tersebut. Putusan itu jauh memenuhi keadilan bagi kaum perempuan. Karena itu, kami meminta dan mendorong pemerintah memberikan amnesti kepada Baiq Nuril," kata Juru Bicara PSI, Dara Nasution di Jakarta, Kamis (11/07/2019)

Dorongan itu muncul, setelah MA menolak Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan Nuril. Konsekuensinya, Nuril tetap dijerat Pasal 27 Ayat 1 UU ITE juncto Pasal 45 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) khususnya terkait penyebaran informasi elektronik yang muatannya dinilai melanggar norma kesusilaan dan dihukum 6 bulan penjara dan denda Rp 500 juta subsider 3 bulan kurungan.

Dara juga menilai, putusan MA yang tetap menjatuhkan hukuman kepada Nuril bisa membungkam upaya perempuan korban kekerasan seksual dalam mencari keadilan. Terlebih lagi, menurutnya, rancangan hukum yang ada justru cenderung menyalahkan perempuan sebagai korban kekerasan atau pelecehan seksual.

"PSI khawatir, kasus hukum yang berbelit-belit yang dialami Nuril, justu menciptakan ketakutan bagi perempuan korban pelecehan dan kekerasan seksual untuk bersuara dan mencari keadilan. Desain hukum yang ada malah menyalahkan korban pelecehan seksual yang berusaha mengungkapkan kejahatan yang terjadi terhadapnya," jelas Dara.

Dara pun menegaskan bahwa pengesahan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual dirasa sangat mendesak. Dari data yang didapat PSI, setiap 2 jam setidaknya akan ada 3 perempuan yang menjadi korban kekerasan seksual.

Dengan tidak adanya UU Penghapusan Kekerasan Seksual, Dara khawatir akan muncul korban-korban seperti Nuril. Dia berharap anggota DPR periode 2019-2024 bisa segera menuntaskan pekerjaan legislasi itu.

"Apalagi dari perspektif regulasi, DPR kita selama ini belum juga mengesahkan RUU PKS menjadi UU. Tanpa regulasi itu, posisi kaum perempuan sangat rentan menjadi korban kekerasan seksual. Tentu tugas itu menjadi pekerjaan rumah bagi anggota DPR periode 2019-2024," tegasnya.

Setelah putusan MA tersebut, aspirasi agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan amnesti kepada Nuril bermunculan dari banyak pihak. Sejalan dengan itu, tuntutan untuk menghapus pasal-pasal karet di UU ITE, terutama Pasal 27 hingga 29 semakin menyeruak.

"Pasal-pasal karet tersebut telah banyak memberangus ekspresi kebebasan yang sah dalam standar HAM, termasuk di dalamnya ada kasus Nuril," kata Dara.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Ombudsman Bengkulu Terima 8 Pengaduan soal PPDB SMA/SMK

Ombudsman akan memanggil pihak sekolah yang dilaporkan dan Kepala Disdikbud Provinsi Bengkulu guna menyelesaikan masalah ini.

NASIONAL | 12 Juli 2019

Ribuan Hektare Sawah di Batanghari Terancam Kekeringan

Jika hujan tidak turun hingga dua pekan mendatang, Dinas Pertanian akan turun ke lapangan dan memberikan bantuan pompa air kepada petani.

NASIONAL | 12 Juli 2019

NU Care Bantu Selamatkan TKI Eti dari Hukuman Mati di Saudi

Dubes Agus Maftuh menyatakan penggalangan dana untuk Eti dana yang dilakukan KBRI Saudi, telah berhasil mencapai jumlah yang diminta ahli waris.

NASIONAL | 12 Juli 2019

5 Mata Uang Asing Disita dari Rumah Gubernur Nurdin

Uang tersebut diduga merupakan gratifikasi yang diterima Nurdin terkait jabatannya sebagai gubernur.

NASIONAL | 12 Juli 2019

Datangi KSP, Pengacara Baiq Nuril Minta Kepastian Rekomendasi Amnesti

Tim advokasi Baiq Nuril meminta kepastian kepada Presiden Jokowi terkait pemberian amnesti kepada klien mereka.

NASIONAL | 12 Juli 2019

Perampok Toko Emas di Balaraja Ditangkap

Polisi menyita dua senjata mainan yang digunakan pelaku saat merampok toko emas pada 15 Juni 2019 lalu di kawasan Balaraja, Tangerang, Banten.

NASIONAL | 12 Juli 2019

Vonis Ratna Sarumpaet Lebih Rendah dari Jaksa Penuntut Umum

Vonis terhadap Ratna Sarumpaet lebih rendah dari tuntutan jaksa sebelumnya yaitu enam tahun penjara.

NASIONAL | 12 Juli 2019

Wagub Kepri Harap Kasus Nurdin Segera Diproses

Wakil Gubernur Kepulauan Riau Isdianto berharap kasus ini segera diproses agar pemerintahan tetap berjalan.

NASIONAL | 11 Juli 2019

Gubernur Kepri Diduga Dua Kali Menerima Suap

Gubernur Kepri Nurdin Basirun diduga dua kali menerima suap.

NASIONAL | 11 Juli 2019

Gubernur Kepri Ditetapkan Tersangka Suap Izin Reklamasi dan Gratifikasi

Nurdin Basirun ditetapkan tersangka penerima suap yang diberikan Abu Bakar melalui Edy Sofyan. Nurdin diduga dua kali menerima suap.

NASIONAL | 11 Juli 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS