4 Tersangka Korupsi Dana Desa Talang Rami Ditahan Polres Seluma
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

4 Tersangka Korupsi Dana Desa Talang Rami Ditahan Polres Seluma

Sabtu, 13 Juli 2019 | 09:31 WIB
Oleh : Usmin / CAH

Bengkulu, Beritasatu.com - Penyidik Reskrim Polres Seluma, Bengkulu, menahan 4 orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana desa (DD) Talang Rami, Kecamatan Seluma Utara tahn 2018. Empat tersangka yang ditahan penyidik Polres Seluma tersebut, antara lain mantan Kades Talang Rami, NSR (45), MI (40), HDR (28) dan DK (25) masing-masing sebagai anggota tim pelaksana kegiatan (TPK) dana desa Talang Rami.

Kapolres Seluma, AKBP Nyoman Marthadana, di Bengkulu, Jumat (12/7/2019) mengatakan, 4 tersangka sebelum ditahan terlebih dahulu menjalani pemeriksaan diruang Reskrim Tipikor, Mapolres Seluma dari pagi hingga sore.

"Dari hasil pemeriksaan yang kita lakukan ditemukan bukti-bukti cukup kuat bahwa mantan Kades Talang Rami, NSR dan tiga orang anggota TPK Dana Desa Talang Rami diduga terlibat melakukan tindak pidana korupsi dana desa, sehingga ditetapkan sebagai tersangka dan langsung kita tahan," ujarnya.

Penahanan para tersangka dilakukan penyidik Polres Seluma guna memperlancar proses penyidikan selanjutnya, serta mengantisipasi mereka menghilangkan barang bukti, melarikan diri dan mengulangi perbuatan yang sama.

"Atas pertimbangan inilah kita menahan 4 tersangka kasus dugaan korupsi dana desa Talang Rami tahun 2018 lalu. Mereka kita amankan di Mapolres Seluma," ujarnya.

Kapolres menjelaskan, keempat tersangka diduga menyelewengkan dana desa tahun 2019 untuk tiga jenis pekerjaan, yakni pekerjaan pembangunan siring Dusun I, dan Dusun III, serta pekerjaan pembangunan jalan dengan kontruksi lapen di Dusun I Desa Talang Rami.

Dalam pelaksanaan pekerjaan tersebut, ada satu item belanja barang yang difiktifkan mereka guna memenuhi permitaan NSR yang saat itu masih menjabat sebagai Kepala Desa Talang Rami.

"Uang sebesar Rp 35 juta yang diminta NSR itu, alasanya untuk disetor ke pihak Inspektorat Kabupaten Seluma guna memperkecil hasil temuan saat dilakukan audit realisasi penggunaan dana desa tahun 2018," ujarnya.

Dana desa yang dikorupsi NSR sebesar Rp 35 juta itu, yang berhasil diselamatkan sebesar Rp 19,5 juta dan sebelumnya tersangka NSR mengembalikan uang ke kas desa sebesar Rp 12,5 juta. Sedangkan Rp 3 juta lagi yang terpakai oleh NSR belum dikembalikan.

Atas perbuatan tersebut, kata Kapolres Seluma 4 tersangka dijerat pasal 8 dan 11 Undang-Undang (UU) Tipikor No 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 tentang tindak pidana korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP dengan ancaman penjara maksimal 15 tahun.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan


BERITA LAINNYA

Antisipasi Tsunami Terulang, BMKG Sempurnakan Sistem Peringatan Dini

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan pihaknya dan kementerian/lembaga terkait sedang menyempurnakan sistem gempabumi dan peringatan dini tsunami.

NASIONAL | 19 September 2021

Dirtipidum: Napoleon Pukuli dan Lumuri M Kece dengan Kotoran

Hasil pemeriksaan perkara penganiayaan yang dialami Muhammad Kece di Rutan Bareskrim Polri terungkap bahwa Napoleon Bonaparte memukuli dan melumuri kotoran

NASIONAL | 19 September 2021

Komisi I DPR Dukung Peremajaan Alutsista Koamarda II Surabaya

Komisi I DPR mendukung peremajaan alat utama sistem pertahanan (alutsista) Koarmada II Surabaya.

NASIONAL | 19 September 2021

9 Nakes Korban Kekerasan KKB Jalani Pemulihan Trauma

Sebanyak sembilan tenaga kesehatan korban kekerasan d Kiwirok, Pegunungan Bintang, Provinsi Papua pada Senin (13/9/2021)saat ini menjalani pemulihan trauma

NASIONAL | 19 September 2021

Mulai 25 September, Denpasar Terapkan Ganjil Genap di Daerah Tujuan Wisata

Polrestra Denpasar akan menerapkan peraturan lalu lintas berupa penyekatan ganjil genap bagi kendaraan di Daerah Tujuan Wisata (DTW) mulai 25 September 2021.

NASIONAL | 19 September 2021

Wasekjen Demokrat Minta Pemerintah Perhatikan Nasib Guru Honorer

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Irwan meminta pemerintah memperhatikan nasib para guru honorer.

NASIONAL | 19 September 2021

BNPT: Sikap Intoleran Sebabkan Bencana, Hargai Perbedaan

Komjen Pol Boy Rafli Amar mengatakan, sikap intoleran terhadap agama dapat menyebabkan bencana sehingga mengajak masyarakat untuk menghargai perbedaan

NASIONAL | 19 September 2021

Ini Isi Lengkap Surat Terbuka Irjen Napoleon Soal Penganiayaan M Kece

Irjen Napoleon Bonaparte menuliskan surat terbuka terkait dugaan penganiayaan terhadap Muhammad Kece atau Muhammad Kace. Ini isi lengkap surat tersebut.

NASIONAL | 19 September 2021

Banjir Rendam Ratusan Rumah di Mukomuko

Sebanyak 108 rumah warga Desa Rawa Mulya Kecamatan XIV Koto, Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, sejak Sabtu (18/9/2021) sampai Minggu (19/9/2021) terendam banjir.

NASIONAL | 19 September 2021

Tulis Surat Terbuka, Irjen Napoleon Bonaparte Bertanggung Jawab atas Penganiayaan Muhammad Kece

Dalam surat terbuka, Irjen Napoleon Bonaparte mengaku akan bertanggung jawab atas dugaan pemukulan terhadap Muhammad Kece di Rutan Bareskrim Polri.

NASIONAL | 19 September 2021


TAG POPULER

# Myanmar


# Ali Kalora


# Mujahidin Indonesia Timur


# Inter Milan


# Persib



TERKINI
Barcelona vs Granada: Tuan Rumah di Atas Angin

Barcelona vs Granada: Tuan Rumah di Atas Angin

BOLA | 38 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings