Masyarakat Peduli Papua Minta Pimpinan Demokrat Ganti Anggota Tim Hukum yang Khianati Rakyat

Masyarakat Peduli Papua Minta Pimpinan Demokrat Ganti Anggota Tim Hukum yang Khianati Rakyat
Ketua Forum Komunikasi Masyarakat Peduli Papua (FKMPP) Marthen Benny Maran. ( Foto: Istimewa )
Jeis Montesori / JEM Selasa, 16 Juli 2019 | 07:29 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Forum Komunikasi Masyarakat Peduli Papua (FKMPP) meminta kepada ketua umum Partai Demokrat (PD) agar mengganti tim hukum partai tersebut karena kinerjanya mengecewakan para pendukung partai dalam proses pendampingan para pemohon di Mahkamah Konstitusi (MK) atas laporan sengketa pemilihan kepala daerah di Papua.

Permintaan itu disampaikan Ketua FKMPP Marthen Benny Maran di Jakarta, Senin (15/7/2019).

Didampingi sejumlah anggota FKMPP, Benny Maran menegaskan, ada sejumlah anggota tim kuasa hukum PD yang disinyalir curang dalam menjalankan profesi mereka sebagai pembela dengan “bermain dua kaki”.

“Berdasarkan fakta tersebut, kami memohon agar Ketua Umum Partai Demokrat yang adalah Presiden RI keenam, Bapak Bambang Soesilo Yudhoyono, untuk segera mengganti tim hukum yang sekarang sedang melakukan pendampingan hukum kepada pihak pemohon di MK,” kata Benny Maran.

Menurut Benny, hasil penyelidikan tim mereka bahwa ada indikasi kuat ada oknum anggota tim hukum tersebut yang tidak melakukan tugasnya dengan jujur sehingga mengkhianati FKMPP dalam memperjuangkan keadila dalam proses pilkada.

“Kami yakin partai besar dan elegan seperti Partai Demokrat tidak akan mau mempertaruhkan nama besar partai hanya karena mempertahankan satu dua orang oknum yang justru berimplikasi merusak nama besar partai secara nasional khususnya nama besar PD di Tanah Papua,” kata Benny Maran.

Benny Maran mengatakan, FKMPP merasa bangga dengan PD karena partai ini sudah begitu melekat di hati masyarakat Papua. Ini terbukti PD mempunyai pemilih dengan jumlah yang signifikan di daerah paling timur Indonesia itu.

“Partai Demokrat begitu dominan di hampir semua wilayah di Papua dan juga Papua Barat. Tentu hal ini tidak terlepas dari peran Gubernur Papua, Lukas Enembe, yang adalah kader tulen Partai Demokrat,” ujar Benny Maran.

Selain itu, lanjutnya, juga ada peran figur lainnya seperti peran ketua DPRD Provinsi Papua Barat yang juga adalah kader utama PD serta juga kader-kader lainnya di Tanah Papua.

"FKMPP pada prinsipnya ingin agar seterusnya PD tetap eksis dan jaya di Tanah Papua. Jangan sampai ulah oknum tim hukum menghambat karier orang -orang muda kami yang ada di PD," pinta Benny Maran.

FKMP, kata Benny Maran, sangat berharap ketua umum PD jeli dan bijaksana melihat suasana kebatinan kader-kader PD dari Papua dan Papua Barat.

“Terus terang, untuk mencapai target yang juga tidak gampang ini, kader-kader muda dari Tanah Papua di PD sudah bertarung habis-habisan dan bahkan bertarung dengan mengeluarkan darah dan air mata. Karena itu, kami minta biarkan orang muda Papua tetap berkembang dalam kariernya dan menjaga agar PD tetap eksis dan makin berjaya ke depannya di Tanah Papua,” jelas Benny Maran.



Sumber: Suara Pembaruan