Perampok Minimarket di Taman Sidoarjo Ditembak Mati

Perampok Minimarket di Taman Sidoarjo Ditembak Mati
Ilustrasi Perampokan. ( Foto: Beritasatu.com/Danung Arifin )
Aries Sudiono / JAS Selasa, 16 Juli 2019 | 07:31 WIB

Sidoarjo, Beritasatu.com - Perampok sadis yang menggasak isi brankas minimarket dan membacok lengan karyawan toko di Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur (Jatim), ditangkap polisi.

Satu dari dua tersangka bernama Ade Hermawan, yang nekat melawan dan menyerang petugas dengan senjata tajam terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan. Dia akhirnya tewas saat dilarikan ke rumah sakit. Warga Gunungsari, Surabaya adalah otak perampokan.

Sedangkan rekannya, Tino Santoso, warga Candi-Sidoarjo mengalami luka tembak di kakinya, namun nyawanya selamat.

“Mulanya kita mengidentifikasi kedua pelaku dari rekaman CCTV dan keterangan saksi. Otak pelakunya residivis dan sudah terkenal sadis dalam setiap aksi kejahatannya. Kendati mereka mengenakan helm pengaman untuk menutupi wajahnya, namun postur tubuh dan aksinya dapat dikenali dengan mudah anggota Satreskrim kita,” ujar Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Zain Dwi Nugroho dalam keterangan persnya, Senin (15/7/2019).

Aksi perampokan berlangsung, Rabu (10/7/2019) dini hari. Menurut pengakuan tersangka Tino Santoso, agar lebih berani, sebelum beraksi mereka sengaja mengonsumsi narkoba jenis sabu-sabu dan pil koplo.

Masih dari keterangan tersangka Tino, mereka nekat merampok minimarket karena faktor kebutuhan. Dalam seminggu, mereka mampu beraksi di tiga minimarket berbeda yang ada di wilayah Kota Sidoarjo dan Pasuruan.

Salah satu aksi terakhirnya merampok minimarket dan melukai pegawainya di kawasan Trosobo, Taman, Sidoarjo, Rabu malam. Akibat penganiayaan yang dilakukan kedua tersangka, karyawan toko mengalami luka bacok di bagian punggung dan kepala.

Saat ini, tersangka Tino ditahan sel Mapolresta Sidoarjo. Sementara jenazah Ade telah diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.

Perampokan sadis terjadi di salah satu minimarket yang ada di kawasan Trosobo, Taman, Sidoarjo, Rabu malam itu semula dilaporkan pelakunya dua orang, satu menodongkan senjata api dan seorang lagi membawa senjata tajam celurit. Mereka menganiaya karyawan toko dan membawa lari uang dalam brankas sebesar Rp 48 juta. Kawanan perampok yang beraksi saat dini hari itu masuk ke toko langsung mengacungkan senjata api dan celurit kepada karyawan.

Karena tidak segera menunjukkan lokasi brankas, kawanan perampok menyabetkan celurit ke bagian kepala dan punggung Muhammad Eko Nurdianto hingga mengalami luka terbuka. Para pelaku selanjutnya membobol brankas berisi uang sebanyak Rp 48 juta. Aksi kedua pelaku yang mengenakan helm pengaman untuk menutupi wajahnya, tetap terekam CCTV dan dapat dikenali polisi.



Sumber: Suara Pembaruan