Program TMMD Reguler 105 Percepat Pembangunan Daerah

Program TMMD Reguler 105 Percepat Pembangunan Daerah
Komandan Kodim 0712 Tegal Letkol Inf Richard Arnold YS (paling kanan) sedang menjelaskan program TMMD Reguler 105 Kodim 0712 Tegal kepada Komandan Korem 071 Wijaya Kusuma, Kolonel Kav Dani Wardhana (ketiga kiri) dan Wakil Bupati Tegal Sabilillah Ardie (kedua kiri) di Desa Jatimulya, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah,11 Juli 2019. ( Foto: Istimewa )
Stefi Thenu / JEM Selasa, 16 Juli 2019 | 14:27 WIB

Tegal, Beritasatu.com - Wakil Bupati Kabupaten Tegal Sabilillah Ardie menegaskan, program TNI Manunggal Membangun Desa (TMM) reguler ke-105 Kodim 0712 di Desa Jatimulya, Kecamatan Suradadi, Jawa Tengah, mulai 10 Juli hingga 8 Agustus mendatang, bertujuan mempercepat pelaksanaan pembangunan daerah demi mensejahterakan masyarakat.

Program ini menurutnya juga mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat. TMMD terfokus pada pekerjaan fisik dan nonfisik meliputi pembangunan infrastruktur, keamanan, kesehatan, dan pendidikan.

“Ini juga merupakan suatu kekuatan yang sangat dahsyat untuk mengatasi berbagai masalah bangsa seperti kemiskinan, pengangguran, pembangunan SDM dan lain-lain,” kata Sabilillah Ardie di Desa Jatimulya, Senin (15/7/2019).

Menurut dia, jika sinergitas lintas sektoral dan kemanunggalan rakyat bersama TNI dapat terealisasi dengan baik, maka akselerasi pembangunan infrastruktur umum di daerah pedesaan, desa miskin, terisolir, terpencil atau daerah kumuh perkotaan, kualitasnya akan maksimal.

Sementara itu, Komandan Kodim 0712 Tegal Letkol Inf Richard Arnold YS mengatakan, saat pembukaan kegiatan TMMD, Kamis (11/7/2019) lalu, terlihat warga antusias membantu TNI dalam membangun infrastruktur umum di daerah pedesaan.

Richard Arnold menambahkan, pada tahun 2019 ini, pelaksanaan kegiatan TMMD Reguler untuk wilayah Jawa Tengah dilakukan di wilayah Kodim Pemalang dan Tegal.

“Sasarannya desa-desa yang membutuhkan pembangunan fisik untuk menunjang perekonomian,” jelas Richard Arnold.

Desa Jatimulyo, Kecamatan Suradadi dipilih masuk program TMMD Reguler 105 setelah dibahas dalam Musrenbang.

Diketahui, desa ini masih banyak jalan yang rusak dan belum dibangun. “ Dengan pelaksanaan program TMMD Regular ini harapannya tiga pilar, yakni TNI, Polri dan ASN, bersama-sama memperkuat masyarakat. Teritorial makin kuat dan Indonesia makin jaya,” kata Letkol Inf Richard Arnold YS menegaskan.



Sumber: Suara Pembaruan