Kekuatan Gempa Susulan di Halmahera dan Bali Makin Mengecil

Kekuatan Gempa Susulan di Halmahera dan Bali Makin Mengecil
Ilustrasi gempa bumi di Bali. ( Foto: BMKG )
Oktaviana Maria / ANA Rabu, 17 Juli 2019 | 19:29 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kabid Informasi Gempa Bumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG Daryono menyebut hingga Rabu (17/7/2019) hari ini masih terjadi gempa susulan di Halmahera Selatan, Maluku Utara pasca terjadinya gempa bermagnitudo 7,2 Skala Richter (SR). Kendati demikian, kekuatan gempa susulan semakin mengecil.

"Hasil monitoring BMKG hingga pagi ini terkait gempa susulan yang terjadi di Halmahera, itu hasil sudah mencapai 103 kali tetapi tren kekuatan atau magnitudonya semakin mengecil" ujar Daryono, Jakarta, Rabu (17/7/2019).

Sementara itu gempa susulan juga masih terjadi di Bali dengan kekuatan gempa yang semakin mengecil.

"Kemudian yang terjadi di Selatan Bali, itu kita sudah mencatat sebanyak 14 kali gempa susulan. Sama seperti di Halmahera trennya menurun dan mengecil" kata Daryono.

Daryono juga mengimbau khususnya masyarakat di Halmahera Selatan untuk tetap bertahan di pengungsian. Hal ini untuk menghindari adanya gempa susulan yang signifikan.

"Khusus untuk masyarakat di Halmahera Selatan dimana saat ini kondisi rumah banyak yang sudah retak, itu sebaiknya tidak dihuni dulu. Karena kalau ada gempa susulan yang signifikan takutnya roboh. Rumah masyarakat yang belum diperbaiki dengan bangunan yang kokoh sebaiknya bertahan di pengungsian" imbau Daryono.

Lihat Video:



Sumber: BeritaSatu TV