Ini Saran DPD Jadikan Indonesia Poros Maritim Dunia

Ini Saran DPD Jadikan Indonesia Poros Maritim Dunia
Nono Sampono. ( Foto: Antara )
Hotman Siregar / JAS Kamis, 18 Juli 2019 | 09:57 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Nono Sampono memaparkan sejumlah strategi dasar menuju Indonesia menjadi poros maritim dunia.

Di samping sejumlah permasalahan penting menjadi perhatian seperti permasalahan luar negeri yang meliputi stabilitas dan keamanan kawasan, konflik perbatasan, konflik perebutan sumber daya alam, konflik Laut Cina Selatan, persaingan Amerika Serikat dan Tiongkok, serta terorisme

“Sementara permasalahan dalam negeri meliputi disparitas pembangunan Jawa dan luar Jawa. Selain itu permasalahan kesejahteraan, kemiskinan, pengangguran, pendidikan, kesehatan, dan lainnya,” ujar Nono Sampono dalam acara Fokus Discusion Group (FDG) kerja sama Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dengan Harian Umum Suara Pembaruan dan Beritasatu di Hotel Manhattan, Jakarta Selatan, Rabu (17/7/2019).

Nono Sampono juga memberi saran dan implementasi yang harus dilakukan pemerintah dalam mencapai poros maritim. Pertama pengentasan kemiskinan dan pengangguran secara masif. Di samping itu juga, pengembangan sektor pertanian, pentingnya meningkatkan pengetahuan masyarakat primitif dan nelayan.

“Kedua adalah pemerataan pembangunan daerah dan membangun perguruan tinggi unggulan berbasis kelautan,” katanya.

Hal itu, kata Nono, untuk menciptakan sumber daya manusia unggulan di bidang kemaritiman. Ketiga adalah optimalisasi Ocean Politic yakni Perpres No 16/2017 tentang kebijakan kelautan Indonesia dapat ditingkatkan menjadi PP Percepatan Pembangunan Keluatan Indonesia.



Sumber: Suara Pembaruan