Mantan Dirut Garuda Diperiksa KPK

Mantan Dirut Garuda Diperiksa KPK
Emirsyah Satar. ( Foto: Antara )
Winda Ayu Larasati / WIN Rabu, 17 Juli 2019 | 00:00 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk 2019 Emirsyah Satar terkait dugaan aliran dana lintas negara yang baru ditemukan oleh KPK.

Emirsyah diperiksa penyidik KPK pada Rabu (17/7/2019) untuk mengklarifikasi aliran dana tersebut.

Aliran dana tersebut terungkap dalam dugaan kasus suap pengadaan pesawat dan mesin pesawat Airbus S.A.S dan Rolls-Royce PLC pada PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.

Melalui kuasa hukum Emirsyah, Luhut Pangaribuan mengakui kliennya memiliki rekening bank di luar negeri, namun hanya memiliki satu rekening di Singapura.

Namun, KPK menemukan adanya dugaan penggunaan puluhan rekening bank di luar negeri terkait perkara tersebut.

Emirsyah ditetapkan sebagai tersangka karena diduga menerima suap terkait pengadaan mesin pesawat Rolls-Royce dan pesawat Airbus S.A.S untuk PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.

Emirsyah diduga menerima suap melalui Beneficial Owner Connaught International PTE. Ltd Soetikno Soedarjo.

KPK menduga suap yang diberikan Soetikno dalam bentuk uang sejumlah 1,2 juta euro, 180 ribu dolar Amerika Serikat dan 2 juta dolar Amerika Serikat yang tersebar di Indonesia dan Singapura.



Sumber: BeritaSatu TV