Petakan Riset Transportasi, Balitbang Perhubungan Gelar Konferensi Internasional

Petakan Riset Transportasi, Balitbang Perhubungan Gelar Konferensi Internasional
Pengendara sepeda motor melintas di antara kendaraan roda empat di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa (25/11). Pemprov DKI Jakarta menghimbau warga ibu kota untuk beralih pada transportasi umum terkait rencana pemberlakuan pelarangan sepeda motor melalui Jalan Merdeka Barat hingga Bundaran Hotel Indonesia mulai 17 Desember 2014. ( Foto: Antara/OJT/Agita Tarigan )
Thresa Sandra Desfika / FER Kamis, 18 Juli 2019 | 17:05 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Perhubungan akan menyelenggarakan International Conference of Transportation Research and Innovation (ICTRI) pada 13-14 November 2019 di Jakarta. Kegiatan ini bertujuan membentuk forum riset dan inovasi transportasi nasional serta menyusun agenda riset transportasi.

Kepala Balitbang Perhubungan, Sugihardjo mengharapkan, dengan adanya kegiatan ini kegiatan penelitian transportasi di Indonesia dapat diketahui dan dipetakan.

"Forum riset dan inovasi transportasi terdiri dari seluruh stakeholder terkait penelitian transportasi. Forum ini berfungsi sebagai media koordinasi dan komunikasi antar stakeholders untuk monitoring dan evaluasi agenda penelitian yang telah ditetapkan," kata Sugihardjo di Jakarta, Kamis (18/7/2019).

Selain itu, tambah Sugihardjo, forum riset juga akan mengidentifikasi dan memetakan kondisi dan posisi kegiatan penelitian dan inovasi transportasi yang ada di Indonesia.

Dari kegiatan ini, terang Sugihardjo, diharapkan dapat diperoleh rekomendasi kebijakan dan langkah strategis pemerintah berkaitan masalah transportasi serta didapat dokumen rumusan agenda riset transportasi nasional yang berisi peta penelitian transportasi Indonesia, visi transportasi Indonesia 2040, roadmap penelitian transportasi Indonesia, serta agenda penelitian dan inovasi transportasi.

"Rumusan strategi yang terstruktur, sistematis dan terintegrasi hanya dapat diperoleh dari serangkaian kegiatan penelitian dan kajian yang terarah, terencana, dan terkoordinasi antar pihak-pihak terkait," ungkap Sugihardjo.



Sumber: BeritaSatu.com