Bela Novel, KPK: Semua Penyidik Bekerja Sesuai Perintah Pimpinan

Bela Novel, KPK: Semua Penyidik Bekerja Sesuai Perintah Pimpinan
Saut Situmorang. ( Foto: Antara )
Aichi Halik / AHL Kamis, 18 Juli 2019 | 17:37 WIB

Padang, Beritasatu.com - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang membantah temuan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) bahwa Novel Baswedan bekerja melampaui batas kewenangan atau excessive use of power.

"Semua pegawai KPK dan semua penyidik KPK bekerja sesuai dengan perintah dari pimpinannya, dan mereka dikontrol oleh pengawas internal," kata Saut di Padang, Sumatera Barat, Kamis (18/7/2019).

Menurut Saut, gaya setiap penyidik memang berbeda-beda namun bukan berarti melanggar aturan atau menggunakan wewenang berlebihan.

"Itu soal style saja, Novel berbeda stylenya dengan yang lain kan, ada yang tahu apa yang dia harus kerjakan, soal style aja," jelas Saut.

Sebelumnya, Juru Bicara TGPF Nurcholis mengatakan, penyerangan terhadap Novel diduga sebagai bentuk balas dendam atas penanganan kasus yang dilakukan Novel.

Penyerangan terhadap Novel, menurut Nurcholis, tidak terkait dengan masalah pribadi.

"TGPF menemukan fakta bahwa terdapat probabilitas dari kasus yang ditangani oleh korban yang berpotensi menimbulkan serangan balik atau balas dendam akibat adanya dugaan penggunaan kewenangan secara berlebihan atau excessive use of power," kata Nurcholis saat membacakan hasil investigasi TGPF Novel Baswedan di Mabes Polri, Jakarta Selasa (17/7/2019).



Sumber: BeritaSatu TV