Rizal Ramli Penuhi Panggilan KPK Terkait Kasus BLBI

Rizal Ramli Penuhi Panggilan KPK Terkait Kasus BLBI
Mantan Menko Kemaritiman Rizal Ramli menjawab pertanyaan wartawan usai memenuhi panggilan KPK sebagai saksi terkait kasus BLBI di gedung KPK, Jakarta, Jumat, 19 Juli 2019. Mantan Menko Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri (Ekuin) era Kepresidenan Abdurrahman Wahid (Gus Dur) itu dipanggil KPK terkait kapasitasnya sebagai Ketua KKSK periode 2000-2001. ( Foto: ANTARA FOTO / Muhammad Adimaja )
Fana Suparman / FMB Jumat, 19 Juli 2019 | 14:54 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Mantan Menteri Koordinator bidang Ekonomi, Keuangan dan Industri (Menko Ekuin) sekaligus Ketua Komite Kebijakan Sektor Keuangan (KKSK), Rizal Ramli memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (19/7). Menko Ekuin dan Ketua KKSK periode 2000-2001 itu dijadwalkan diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi penerbitan Surat Keterangan Lunas Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (SKL BLBI) dengan tersangka pemegang saham pengendali BDNI, Sjamsul Nursalim dan istrinya Itjih Nursalim.

"Hari ini saya dipanggil KPK untuk kasus SKL BLBI dalam kasus ST (Syafruddin Tumenggung) dan SN (Sjamsul Nursalim)," Kata Rizal saat tiba di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (19/7/2019).

Rizal mengaku sudah tidak menjabat saat SKL BLBI untuk Sjamsul Nursalim terbit pada 2004. Namun, Rizal menduga KPK memeriksanya lantaran dinilai mengetahui sejak awal mengenai BLBI.

"Saya dianggap banyak tahu prosedur dari sejak awal BLBI, KPK minta saya memberikan penjelasan," katanya.

Namun, Rizal mengaku tak mengetahui secara spesifik hal-hal yang akan digali penyidik dalam pemeriksaan yang dijalaninya hari ini. Rizal berjanji akan menjelaskannya setelah rampung diperiksa.

"Spesifiknya tentu nanti setelah ditanya-tanya kita bisa mengobrol lagi," katanya.

Selain Rizal Ramli, dalam mengusut kasus ini, tim penyidik juga menjadwalkan memeriksa Sjamsul dan Itjih sebagai tersangka pada hari ini. Panggilan pemeriksaan ini merupakan panggilan kedua yang dilayangkan KPK terhadap pasangan suami istri itu. Sjamsul dan Itjih sebelumnya mangkir saat panggilan pemeriksaan pertama pada Jumat, 28 Juni 2019.



Sumber: Suara Pembaruan