Danrem Minta Tidak Ada Aksi Balas Dendam Terkait Bentrok Mesuji

Danrem Minta Tidak Ada Aksi Balas Dendam Terkait Bentrok Mesuji
Aparat Kepolisian Daerah Lampung memastikan jumlah korban meninggal pasca-bentrok warga di Kabupaten Mesuji, Lampung, berjumlah tiga orang.
/ CAH Sabtu, 20 Juli 2019 | 08:03 WIB

Palembang, Beritasatu.com - Danrem 044/Garuda Dempo Kolonel Arh Sonny Septiono meminta tidak perlu ada pembalasan dendam atas bentrokan yang terjadi  di Pematang Panggang, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan. Dia meminta kepada seluruh pihak untuk menyerahkan masalah ini ke aparat. 

Hal ini dikatakan Sonny Septiono saat mendatangi keluarga korban bentrok di Pematang Panggang, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, Rabu (17/7/2019) bersama Kapolres.

"Keluarga korban yang ditinggal diharapkan selalu tabah dalam menjalani cobaan tersebut. Untuk permasalahan yang terjadi agar masyarakat menahan diri karena proses hukum telah berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Jangan mengambil langkah sendiri di luar hukum, nanti akan merugikan diri sendiri dan keluarga," ujar Danrem.

Hindari balas dendam, lanjut Danrem, karena hal tersebut tidak akan menyelesaikan permasalahan.

Menurut dia, TNI-Polri, yakni Kodim dan Polres akan mengawal permasalahan ini sampai dengan selesai.

Pihaknya minta semoga kejadian seperti itu tidak akan terulang dikemudian hari sehingga masyarakat dapat hidup dalam keadaan rukun dan damai.

"Jangan terprovokasi atas berita-berita hoaks yang tersebar di Media Sosial karena itu belum tentu kebenarannya," kata dia.

Danrem dan rombongan dalam kunjungan itu langsung menuju kediaman salah satu keluarga korban yakni (Alm) Rowi Bin Skop yang beralamat di Desa Pematang Panggang Kecamatan Mesuji Kabupaten Ogan Komering Ilir.

Diakhir kunjungannya, Danrem 044/Gapo beserta rombongan memberikan santunan kepafa keluarga korban yang ditinggalkan.

Warga sekarang sudah mulai beraktivitas seperti biasa, dan sekarang personel dari Kodim bersama dari Polres OKI juga masih disiagakan guna menjaga dan memantau perkembangan situasi agar tetap kondusif.



Sumber: ANTARA