Bawa Bantuan Rp 1,3 M, Mensos Agus Kunjungi Korban Bencana Gempa Halmahera

Bawa Bantuan Rp 1,3 M, Mensos Agus Kunjungi Korban Bencana Gempa Halmahera
Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita beserta rombongan Kementerian Sosial mengantarkan langsung bantuan tanggap darurat bagi korban bencana gempa di Halmahera Selatan, Kamis (18/7/2019). ( Foto: Kemsos / Dokumentasi )
Unggul Wirawan / WIR Sabtu, 20 Juli 2019 | 15:22 WIB

Jakarta, Beritasatu.com- Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita beserta rombongan Kementerian Sosial, mengunjungi langsung korban bencana gempa di Halmahera Selatan, Kamis (18/7). Mensos juga mengantarkan langsung bantuan tanggap darurat bagi korban bencana senilai Rp 1,3 miliar.

Gempa berkekuatan 7,2 Magnitudo pada tanggal 17 Juli 2019 yang mengakibatkan terjadinya korban meninggal dunia, luka-luka ringan, dan luka berat.

Gempa juga mengakibatkan terjadinya pengungsian bagi hampir 3.500 jiwa. Untuk para korban meninggal, mensos berjanji akan memberikan santunan Rp 15 juta per orang kepada ahli waris korban.

Merespons kejadian itu, Mensos Agus segera memerintahkan jajaran Direktorat Jenderal Perlindungan & Jaminan Sosial (Linjamsos) untuk menyiapkan dan mendistribusikan berbagai bantuan tanggap darurat bagi para korban.

“Saya minta tidak sampai 24 jam bantuan sudah harus bergerak menuju lokasi terjadinya bencana agar para korban cepat terbantu khususnya berkaitan dengan bantuan permakanan dan bantuan logistik lainnya,” bunyi perintah Mensos kepada Dirjen Linjamsos Harry Hikmat.

Dari awal sejak menjabat mensos, Agus memberikan perhatian yang sangat tinggi pada setiap terjadinya bencana di berbagai daerah, demikian disampaikan Kepala Biro Humas Sonny W Manalu yang turut mendampingi kunjungan menteri sosial tersebut.

Tiga Tahap

Dirjen linjamsos, Harry Hikmat dalam laporan tertulis yang diterima oleh Biro Humas, Kementerian membagi bantuan logistik dalam tiga tahap, paket sembako, paket peralatan kebersihan, dan santunan ahli waris.

Bantuan Tahap 1 yang sudah disalurkan meliputi; tenda gulung 10 unit, matras 50 unit; selanjutnya Tahap 2; tenda peleton 4 unit, tenda keluarga 20 unit dan tenda gulung 20 unit.

Adapun bantuan kendaraan siaga bencana yang juga disiapkan meliputi RTU 9 unit, Dumlap 8 Unit, Truk 4 Unit, Tangki Air 3 unit, Motor 11 unit, Kapal Cepat 6 Unit, dan Pholytiline 2 unit keseluruhan.

Berdasarkan data yang didapat dari Halmahera Selatan akibat gempa tersebut telah mengakibatkan korban meninggal dunia 6 orang, luka berat 2 orang, luka ringan 49 orang serta korban mengungsi sebanyak 3.100 jiwa lebih, yang tersebar di 15 titik pengungsian. Data tersebut adalah data yang diperoleh tgl 16 Juli 2019 pukul 21.00 WIB.



Sumber: Suara Pembaruan