Koopssus Bakal Percepat Komando Tiga Satuan Elite TNI

Koopssus Bakal Percepat Komando Tiga Satuan Elite TNI
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto beserta jajaran kepala staf dan komando pasukan khusus melaksanakan kegiatan latihan penanggulangan terorisme Satgultor di Venue Jet Ski dan Hotel Mercure Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara, Selasa pagi, 9 April 2019. ( Foto: Suara Pembaruan/Carlos Roy Fajarta )
Carlos KY Paath / JAS Senin, 22 Juli 2019 | 10:38 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI bertugas untuk melakukan operasi misi khusus bersama. Misi tersebut nantinya atas perintah presiden kepada panglima TNI. Selanjutnya, panglima TNI memerintahkan komandan Koopssus (Dankoopssus).

Menurut Deputi V Kantor Staf Presiden, Jaleswari Pramodhawardhani, Koopsus akan mempercepat komando dari tiga satuan elite TNI. “(Koopssus) untuk mempercepat komando dari ketiga satuan elite TNI. Koopssus ini mengoordinasikan satuan elite TNI yaitu Den-81, Kopassus, Den-Jaka, dan Sat-Bravo Paskhas,” kata Jaleswari, Senin (22/7/2019).

Jaleswari menambahkan, mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Moeldoko pernah menginisiasi pembentukan Koopssus pada 2015.

Ketika itu, Moeldoko membentuk Komando Operasi Khusus Gabungan (Koopssusgab). Jaleswari menyatakan, fungsi dan wewenang Koopsus tidak tumpang tindih dengan satuan khusus di TNI. “Ini semacam operasi bersama untuk misi khusus,” ucap Jaleswari.

Untuk diketahui, tugas Koopssus TNI tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 42/2019 tentang susunan organisasi TNI, Pasal 46B ayat (1). Koopssus TNI bertugas menyelenggarakan operasi khusus untuk menyelamatkan kepentingan nasional di dalam ataupun luar wilayah NKRI.

Mengacu perpres tersebut, Jokowi mempertimbangkan membentuk Koopssus dalam rangka menghadapi ancaman yang memiliki eskalasi tinggi. Selain itu juga yang dapat membahayakan ideologi negara, kedaulatan negara, keutuhan wilayah NKRI, dan melindungi segenap bangsa Indonesia.

Koopssus TNI dipimpin oleh Dankoopssus yang berkedudukan di bawah serta bertanggung jawab kepada Panglima TNI. Dalam pelaksanaan tugas sehari-hari dikoordinasikan oleh Kasum TNI. Dankoopssus dijabat pejabat tinggi bintang 2 (mayor jenderal). Dankoopssus dibantu oleh wakil komandan Koopssus. Perpres mulai berlaku pada tanggal diundangkan yaitu pada 8 Juli 2019.



Sumber: Suara Pembaruan