Bendera Ormas Terlarang di Sukabumi, Pemprov Jabar Koordinasi dengan Polda

Bendera Ormas Terlarang di Sukabumi, Pemprov Jabar Koordinasi dengan Polda
Ilustrasi Hizbut Tahrir Indonesia. ( Foto: Antara )
/ YUD Senin, 22 Juli 2019 | 16:17 WIB

Bandung, Beritasatu.com - Wakil Gubernur yang saat ini menjabat Plh Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengatakan pemprov telah berkoordinasi dengan Polda Jawa Barat terkait beredarnya foto siswa-siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kabupaten Sukabumi yang mengibarkan bendera logo ormas terlarang Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) di lapangan sekolah.

"Kami akan berkoordinasi dengan Polda Jawa Barat dan secara lisan tadi sudah dilakukan oleh kami," kata Uu Ruzhanul Ulum seusai menghadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Pelayanan Medik Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Sartika Asih Bandung, Senin (22/7/2019).

Selain itu, lanjut Uu, pihaknya juga akan konsolidasi dengan para kepala sekolah tingkat SMA sederajat di Provinsi Jawa Barat dengan tujuan kejadian serupa tidak kembali terulang.

"Konsolidasi ini dilakukan kalau ada kegiatan keagamaan maka pihak sekolah jangan melepas begitu saja. Bukan kami menghalangi kegiatan keagamaan di sekolah tapi kami khawatir ada misi lain dari orang yang mengatasnamakan agama tapi misinya beda," kata dia.

Lebih lanjut Wagub Uu menuturkan Pemprov Jawa Barat juga akan bekerja sama dengan TNI dan Polri akan melaksanakan kegiatan pencerahan ke guru dan murid tentang rasa cinta tanah air dan persatuan serta kesatuan.

"Karena itu tentang salah benarnya itu tergantung polisi. Kami selaku pemprov dengan kewenangan atas SMA, akan mempelajari lebih dalam atas kasus ini. Dan kami meminta bantuan kepada kepada pihak keamanan di sekitar sekolah, istilahnya pengetatan aturan," kata Uu.

Sebelumnya, jagat dunia maya dihebohkan dengan kabar pengibaran bendera ormas terlarang di Indonesia oleh siswa siswi MAN 1 Kabupaten Sukabumi.

Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily juga meminta informasi dari akun twitter milik @Karolina_bee11 perihal foto milik siswa MAN 1 Sukabumi yang membawa atribut bendera ormas terlarang dan Ace membahasnya pula dengan Lukman melalui media sosial twitter.



Sumber: ANTARA