Polisi Kirim Berkas Pria Ancam Bunuh Presiden ke Jaksa

Polisi Kirim Berkas Pria Ancam Bunuh Presiden ke Jaksa
Ilustrasi ( Foto: Istimewa )
Bayu Marhaenjati / JAS Selasa, 23 Juli 2019 | 15:23 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, telah rampung menyusun berkas perkara tersangka M Fahri, pria bersorban hijau yang mengancam akan membunuh Presiden Joko Widodo dan Menko Polhukam Wiranto. Berkas perkaranya telah dikirim ke kejaksaan.

"Berkas tahap pertama sudah kita kirim. Masih di kejaksaan. Minggu lalu (dikirim ke kejaksaan)," ujar Kasubdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Sapta Maulana, di Mapolda Metro Jaya, Selasa (23/7/2019).

Dikatakan Sapta, berkas perkara Fahri masih dianalisis jaksa, dan belum dinyatakan lengkap atau P21.

"Belum P21. Belum ada kabar dari kejaksaan, mungkin dalam waktu dekat," ungkapnya.

Sebelumnya diketahui, beredar sebuah video berdurasi sekitar 53 detik yang berisi dua orang, salah satunya mengenakan pakaian putih dan serban warna hijau, mengancam akan membunuh Jokowi serta Wiranto apabila bertemu.

"Rezim biadab, hei Jokowi ketemu kau sama saya, saya bunuh kau. Jokowi dan antek-anteknya Wiranto kau jahanam, bangsat kau, penghianat kau," begitu kata pria yang mengenakan serban hijau itu dalam rekaman video.

Relawan Jokowi yang juga Ketua Umum Negeriku Indonesia Jaya (Ninja) C Suhadi, melaporkan pria yang mengancam Jokowi dan Wiranto itu dengan tuduhan dugaan makar, ke Mapolda Metro Jaya, Rabu (22/5/2019).

Laporannya tercatat dengan nomor LP/3212/V/2019/PMJ/ Dit Reskrimum, terkait kasus dugaan makar yang diatur dalam Pasal 104 KUHP dan atau Pasal 110 KUHP junto Pasal 87 KUHP.

Setelah melakukan penyelidikan, polisi akhirnya menangkap Fahri dan kemudian menahannya di Mapolda Metro Jaya.



Sumber: BeritaSatu.com