Calon Wali Kota Palu Aristan: Tak Boleh Lagi Ada yang Terpinggirkan karena Kebijakan Pembangunan

Calon Wali Kota Palu Aristan: Tak Boleh Lagi Ada yang Terpinggirkan karena Kebijakan Pembangunan
Kader Partai Nasdem Sulawesi Tengah, Aristan, salah satu kader terbaik partai itu yang berpeluang besar maju menjadi calon wali kota Palu periode 2020-2024 ( Foto: Istimewa )
Jeis Montesori / JEM Rabu, 24 Juli 2019 | 15:36 WIB

Palu, Beritasatu.com - Kader Partai Nasdem Sulawesi Tengah, Aristan, salah satu kader terbaik partai itu yang berpeluang besar maju menjadi calon wali kota Palu periode 2020-2024, menyatakan memiliki komitmen untuk membangun daerah ini dari pinggiran.

“Tidak boleh ada masyarakat Palu yang terpinggirkan karena kebijakan pembangunan yang tidak berpihak pada kepentingan rakyat,” kata Aristan kepada Suara Pembaruan, Rabu (24/7/2019).

Mantan Ketua DPD DPW Partai Nasdem Sulteng ini mengatakan, Palu baru adalah cita-cita untuk membangun Palu yang lebih peduli dan mengakomodasi semua kepentingan masyarakat.

“Saya hadir untuk mengambil peran kepemimpinan membawa perubahan yang mendasar bagi masyarakat Kota Palu ke depan,” kata Aristan yang aktif melakukan diskusi dan pertemuan dengan berbagai komponen masyarakat terkait keinginannya maju sebagai wali kota Palu menggantikan pasangan Hidayat-Sigit Purnomo Said (Pasha Ungu) yang menjadi wali kota dan wakil wali Palu saat ini.

Aristan memohon doa dan dukungan masyarakat Palu untuk keinginannya tersebut. “Mohon doa dan dukungan masyarakat Palu untuk majunya saya sebagai calon wali kota Palu,” kata Aristan.

Saat silaturahim dengan kemunitas Motor Vespa di Sekretariat Komunitas Scooter Palu, Minggu (21/7/2019), Aristan juga menyampaikan soal visi misinya untuk membangun daerah ini menjadi lebih baik ke depan.

Keinginan itu pun mendapat respon positif dari seluruh anggota komunitas motor tua itu. Aristan dinilai sebagai figur yang tepat memimpin pembangunan di Kota Palu.

"Aristan adalah pilihan tepat untuk masyarakat Kota Palu. Kami butuh pemimpin yang tidak berjarak dengan masyarakat,” ungkap Hafid, salah satu ketua Komunitas Motor Vespa di Kota Palu.

Menurut Hafid, Aristan bukan tipe orang yang ekslusif sebagaimana yang terlihat pada beberapa pejabat saat ini di Palu. “Dia selalu suka diajak berdiskusi banyak hal, termasuk bagaimana membangun harapan dan masa depan bersama di kota ini. Saya sendiri sangat mengenal Aristan jauh sebelum dirinya memilih politik sebagai jalan pengabdiannya," ujar Hafid.

Hafid berharap, ikhtiar Aristan ini mendapat dukungan luas dari masyarakat Kota Palu. Hingga ikhtiar ini benar-benar terwujud untuk pembangunan kota Palu lebih baik lagi.

“Kami inginkan Aris memberikan ruang kepada setiap komunitas dalam masyarakat untuk mengekspresikan apa yang mereka miliki. Bagaimana mereka diberdayakan dan dilibatkan dalam berbagai hal yang berkaitan dengan pembangunan kota Palu di masa depan,” Hafid.



Sumber: Suara Pembaruan