Penderita HIV/AIDS di Bengkulu Capai 1.200 Orang

Penderita HIV/AIDS di Bengkulu Capai 1.200 Orang
Ilustrasi HIV/AIDS ( Foto: istimewa )
Usmin / CAH Jumat, 26 Juli 2019 | 15:09 WIB

Bengkulu, Beritasatu.com - Penderita HIV/AIDS positif di Provinsi Bengkulu, sampai saat ini tercatat sebanyak 1.200 orang, tersebar di 10 kabupaten dan kota. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bengkulu, Herwan Antoni menjelaskan, dari 1.200 penderita HIV/AIDS positif tersebut, sekitar 20 persen di antaranya berada di Kota Bengkulu. Sedangkan sisanya 80 persen lagi tersebar di 9 kabupaten yang ada di Bengkulu.

"Penderita HIV/AIDS sebanyak ini terjadi peningkatan sebanyak 67 penderita dari tahun 2018 lau sebanyak 1.033 orang," kata Herwan di Bengkulu, Jumat (26/7/2019).

Namun, Herwan Antoni tidak menjelaskan jumlah pendetira HIV/AIDS positif di masing-masing kabupaten dan kota di Bengkulu. "Yang jelas, sesuai data yang ada di Dinkes Bengkulu, jumlah penderita HIV/AIDS saat ini tercacat sebanyak 1.200 orang," ujarnya.

Warga Bengkulu yang tertular penyakit HIV/AIDS tersebut, antar lain disebabkan karena melakukan hubungan seks sejenis laki-laki sama laki-laki, melakukan hubungan seks dengan bukan pasangan resmi, melakukan seks bebas, dan mengonsumsi narkoba.

Selain itu, penderita HIV/AIDS tersebut juga tertular melalui transpusi darah, dan alat-alat suntik. Bahkan, ada pasangan suami istri resmi di Bengkulu terkena penyakit mematikan ini, akibatnya suaminya melakukan seks bebas di luar.

"Saat berhubungan intim penyakit tersebut tertular ke istrinya, dan selanjutnya saat mereka punya anak, penyakit tersebut juga menular ke anaknya," ujarnya.

Untuk menekan kasus HIV/AIDS agar tidak terus meningkat di Bengkulu, Dinkes setempat terus melakukan sosialisasi tentang bahaya HIV/AIDS kepada masyarakat.

Upaya lainya Dinkes Bengkulu juga terus melakukan screening, pemeriksaan, dan deteksi dini kepada kelompok beresiko terhadap penyakit mematikan ini, seperti waria, ibu hamil dan kelompok yang suka melakukan hubungan seks sesama jenis.

Dengan upaya yang dilakukan Dinkes Bengkulu tersebut, diharapkan laju jumlah penderita HIV/AIDS di daerah ini dapat dikendalikan. Bahkan, diharapkan ke depan peningkatan penderita HIV/AIDS semakin dapat diminimalisir sekecil mungkin, katanya.

Herwan menambahkan, selama 17 tahun (2001-2018) penderita HIV/AIDS di Bengkulu tercatat sebanyak 1.033 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 174 orang penderita dilaporkan meninggal dunia.

Pada tahun 2018 ditemukan sebanyak 106 kasus HIV/AIDS, sebanyak 9 orang di antaranya dilaporkan telah meninggal dunia. Sesuai data 2018, jumlah penderita HIV/AIDS di Bengkulu berasal dari perempuan sebanyak 64,15 persen dan laki-laki sebesar 35,85 persen dengan usia rata-rata 25 hingga 49 tahun.



Sumber: BeritaSatu.com