Sayangkan Penahanan Munirwan, PDIP Aceh Advokasi Sertifikasi Benih IF8
Logo BeritaSatu

Sayangkan Penahanan Munirwan, PDIP Aceh Advokasi Sertifikasi Benih IF8

Jumat, 26 Juli 2019 | 21:35 WIB
Oleh : Asni Ovier / AO

Banda Aceh, Beritasatu.com - Pengurus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Banda Aceh, Aceh, menyesalkan kejadian tidak mengenakkan yang dialami pengembang benih padi unggul IF8 yang juga Kepala Desa (Keuchik) Meunasah Rayeuk, Kecamatan Nisam, Kabupaten Aceh Utara, Tengku Munirman. PDIP akan berusaha sekuat tenaga membantu Munirman agar segera mendapatkan sertifikasi atas hasil kerjanya itu.

Munirwan ditahan oleh Polda Aceh setelah dilaporkan Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh terkait penyebaran bibit padi unggul IF8 hasil inovasinya kepada komunitas petani di wilayah Kabupaten Aceh Utara. Alasannya, benih padi itu belum bersertifikasi.

Sekretaris DPC PDIP Kota Banda Aceh Teuku Mahfud mengatakan, pihaknya mendapat perintah langsung dari Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP Hasto Kristiyanto dan menegaskan bahwa PDIP erjuanganakan membantu melakukan apa saja yang diperlukan Tengku Munirwan.

"Khususnya, agar Munirman bisa segera memperoleh sertifikasi untuk bibit padi IF8 yang sedang dikembangkannya," kata Teuku Mahfud, Jumat (26/7/2019). Bila perlu, kata dia, PDIP akan mengerahkan bantuan tenaga ahli agar dapat melakukan kajian sesuai standar yang ditetapkan.

"Bahkan, jika diperlukan sampai mendapatkan hak paten," ujarnya. Teuku Mahfud mengatakan, tindakan itu dilakukan karena PDIP menganggap apa yang dilakukan oleh Munirwan merupakan kerja nyata di dalam pengabdian kepada masyarakat. Hal itu sesuai dengan semangat yang dibawa oleh PDIP.

Dia menjelaskan, Bapak Bangsa Bung Karno pernah menyampaikan soal prinsip machtsanwending, yaitu menggunakan kekuatan atau kekuasaan untuk menyejahterakan rakyat. Maka, PDIP akan mewujudkannya lewat mendukung dan ikut bekerja dalam upaya-upaya sejenis, seperti yang dilakukan oleh Munirwan, di seluruh Aceh.

Karena itu pula, Teuku Mahfud mengatakan, pihaknya meminta agar pihak-pihak terkait tidak asal-asalan dalam melanjutkan proses hukum atas kasus itu. "Kami mengharapkan pihak terkait untuk bijak di dalam mengambil tindakan dan keputusan terkait masalah Tengku Munirwan," tandasnya.

Penahanan itu terjadi setelah ada pelaporan dari Dinas Pertanian setempat terkait penjualan bibit padi unggul IF8 hasil pengembangan kelompok tani desa. Bibit itu dijual kepada komunitas tani lain di Aceh Utara, tetapi belum bersertifikasi. Padahal, benih unggul itu hasil inovasi kelompok tani.

Sekretaris Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) Aceh Al Fadhir menyayangkan penahanan terhadap Munirwan. Sebab, kata dia, bibit padi IF8 itu itu awalnya didapatkan warga dari pemberian Irwandi Yusuf, Gubernur Aceh nonaktif pada 2017.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

PVMBG: Erupsi Tangkuban Parahu Menurun

Embusan masih berlangsung akan tetapi warna embusan kolomnya sudah berwarna putih yang artinya material yang dikeluarkan hanya dominan gas dan uap air.

NASIONAL | 26 Juli 2019

Radius Aman Tangkuban Parahu 2 Km

Erupsi Gunung Tangkuban Perahu tersebut terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 38 milimeter dan durasi sekitar lima menit 30 detik.

NASIONAL | 26 Juli 2019

Warga Jerman Diciduk Atas Kepemilikan Ganja

Penangkapan oleh petugas terhadap warga asal Jerman ini berawal dari informasi masyarakat.

NASIONAL | 26 Juli 2019

Program Peningkatan SDM Harus Ditunjang Ketahanan Pangan

"Produktivitas tenaga kerja kita akan ditentukan oleh investasi kesehatan termasuk melalui kualitas asupan pangan saat ini," kata Ahmad Suryana.

NASIONAL | 26 Juli 2019

Senin, Jokowi Janji Tanda Tangani Surat Amnesti Baiq Nuril

Jokowi meminta agar semuanya bersabar dengan proses resmi dikeluarkannya amnesti untuk Baiq Nurul.

NASIONAL | 26 Juli 2019

Tangkuban Parahu Erupsi, Penerbangan Masih Normal

AirNav Indonesia terus berkoordinasi dengan berbagai pihak seperti PVMBG dan VAAC untuk melihat dampak erupsi terhadap penerbangan.

NASIONAL | 26 Juli 2019

Ditangkap KPK, Bupati Kudus Residivis Kasus Korupsi

Tamzil dan delapan orang lainnya yang terdiri dari staf dan ajudannya serta calon kepala dinas diringkus KPK.

NASIONAL | 26 Juli 2019

Tim Teknis Kasus Novel Baru Bekerja Awal Agustus

Di dalam tim ada Densus 88 yang menurut Asep sangat profesional dalam menangani kasus karena selain kemampuan juga ada dukungan teknologi yang dimiliki.

NASIONAL | 26 Juli 2019

Korupsi Kampus IPDN, Eks GM Hutama Karya Dihukum 5 Tahun

Hakim mengabulkan permohonan "justice collaborator" yang diajukan Budi karena memenuhi syarat pelaku yang bekerja sama dengan penegak hukum.

NASIONAL | 26 Juli 2019

TPNPB OPM Mengaku Bertanggungjawab Atas Penembakan Anggota TNI

Panglima Kodao III TPNPB-OPM Ndugama Bridgen Egianus Kogeya menyatakan menolak pembangunan jalan trans Papua.

NASIONAL | 26 Juli 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS