Dosen dan Mahasiswa Harus Mampu Beradaptasi dengan Tren Teknologi Digital

Dosen dan Mahasiswa Harus Mampu Beradaptasi dengan Tren Teknologi Digital
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta, Salamatun Asakdiyah ( Foto: Istimewa )
Asni Ovier / AO Senin, 29 Juli 2019 | 13:40 WIB

Yogyakarta, Beritasatu.com - Di era digital saat ini, pendidikan harus mengintegrasikan teknologi informasi dan komunikasi ke dalam seluruh mata kuliah. Dengan berkembangnya pendidikan era digital maka memungkinkan mahasiswa mendapatkan pengetahuan yang berlimpah ruah serta cepat dan mudah.

“Menjawab tantangan pendidikan di era digital ini, maka dosen dan mahasiswa di abad ke-21 harus mampu berkomunikasi dan beradaptasi mengikuti tren perkembangan zaman, dalam hal ini adalah perkembangan teknologi,” ujar dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Ahmad Dahlan (FEB UAD) Yogyakarta, Salamatun Asakdiyah.

Dikatakan, permasalahan yang dihadapi masyarakat Indonesia saat ini adalah perkembangan teknologi, globalisasi, pertumbuhan perekonomian, kompetisi internasional, serta permasalahan lingkungan, budaya, dan politik. Permasalahan kompleks ini menyebabkan sangat pentingnya mengembangkan kemampuan dan pengetahuan untuk sukses di abad ke-21.

Mahasiswa, kata Salamatun, perlu memiliki kemampuan berpikir untuk dapat menjawab permasalahan-permasalahan yang dihadapinya. Di sisi lain, dunia pendidikan harus mampu memfasilitasi untuk mengembangkan kemampuan berpikir ini.

Terkait dengan permasalahan tersebut maka diselenggarakan seminar nasional dan workshop dengan tema “Digital Ekonomi: Trend, Peluang, dan Tantangan bagi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Perguruan Tinggi Muhammadiyah”. Acara itu diselenggarakan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Ahmad Dahlan.

Kegiatan tersebut akan digelar selama dua hari, yakni pada 30 dan 31 Juli 2019 di Hotel Grand Dafam Rohan Yogyakarta. Pembicara seminar adalah guru besar Universitas Amikom Yogyakarta M Suyanto, dosen FEB UAD Suryo Pratolo dan Rai Rake Setyawan, serta founder Yushogi Media Group, Yoyok Rubiantono.

Ketua Panitia, Sumaryanto mengatakan, melalui seminar tersebut diharapkan fakultas ekonomi dan bisnis di lingkungan perguruan tinggi Muhammadiyah se-Indonesia dapat meningkatkan kualitas pendidikan serta kompetensi lulusannya. Caranya adalah dengan memasukkan materi ekonomi digital ke dalam kurikulum pembelajaran sebagai penyeimbang antara dunia akademis dan praktis.



Sumber: BeritaSatu.com