Kabut Asap Semakin Tebal

Terpantau 356 Titik Api di Wilayah Kalbar

Terpantau 356 Titik Api di Wilayah Kalbar
Wilayah Kota Pontianak, Rabu (31/7/2019)pagi diselimuti asap akibat masih adanya pembukaan lahan dengan cakar membakar. ( Foto: SP/Sahat Oloan Saragih )
Sahat Oloan Saragih / RSAT Senin, 5 Agustus 2019 | 10:17 WIB

Pontianak, Beritasatu.com - Kabut asap di wilayah Kota Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar) dan sekitarnya semakin tebal, khususnya di pagi dan malam hari. Pemantauan hingga Senin (5/8/2019) pagi ini terdeteksi ada 356 titik api (hot spot) di wilayah Kalbar. Jarak pandang pada Senin pagi pukul 06.00 WIB sekitar 1 km, selanjutnya pada jam berikutnya naik di atas 1 km dan sudah membaik.

Demikian dikatakan Supriadi dari bagian prakirawan Badan Metrologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Supadio Pontianak, Senin.

Supriadi mengatakan sesuai dengan data terakhir, Senin pagi ini jumlah titik api di wilayah Kalbar sudah mencapai 356 titik yang tersebar di beberapa kabupaten. Titik api paling banyak yaitu di Kabupaten Ketapang sebanyak 73 titik api, Sanggau 70 titik api, Kapuashulu 60 titik api, Sintang 37 titik api, Landak 35 titik api, Kabupaten Kubu Raya 34 titik api, Mempawah 24 titik api, Kota Pontianak 2 titik api, dan Bengkayang 11 titik api.

Menurut Supriadi hingga satu minggu ke depan diperkirakan belum ada tanda-tanda turun hujan di wilayah Kalbar. Untuk itu diharapkan kepada warga masyarakat agar tetap waspada dan tidak melakukan pembakaran. Sebab akibat pembakaran lahan dan kebun ini menimbulkan kabut asap yang sangat berdampak dan menganggu aktivitas masyarakat.

Pemantauan di Kota Pontianak Senin pagi meski kabut asap sangat tebal khususnya di pagi hari, namun masih sedikit warga yang menggunakan masker pengaman saat keluar rumah, begitu juga mereka yang menggunakan kendaraan roda dua.

 



Sumber: Suara Pembaruan