Ganjar: Mbah Moen, Kiai Nasionalis yang Rendah Hati dan Penyayang
INDEX

BISNIS-27 536.336 (-9.74)   |   COMPOSITE 6258.57 (-118.4)   |   DBX 1209.79 (-7.56)   |   I-GRADE 185.201 (-3.15)   |   IDX30 531.719 (-11.49)   |   IDX80 142.034 (-2.79)   |   IDXBUMN20 420.424 (-11.55)   |   IDXESGL 146.593 (-2.74)   |   IDXG30 145.132 (-2.95)   |   IDXHIDIV20 467.118 (-8.07)   |   IDXQ30 151.699 (-2.74)   |   IDXSMC-COM 284.118 (-6.96)   |   IDXSMC-LIQ 356.602 (-8.98)   |   IDXV30 142.342 (-4.12)   |   INFOBANK15 1078.54 (-23.31)   |   Investor33 455.425 (-8.95)   |   ISSI 183.228 (-3.1)   |   JII 646.305 (-9.76)   |   JII70 225.666 (-3.53)   |   KOMPAS100 1262.11 (-23.67)   |   LQ45 987.949 (-21.07)   |   MBX 1725.55 (-36.04)   |   MNC36 336.055 (-6.76)   |   PEFINDO25 332.023 (-6.72)   |   SMInfra18 316.891 (-5.9)   |   SRI-KEHATI 389.555 (-8.04)   |  

Ganjar: Mbah Moen, Kiai Nasionalis yang Rendah Hati dan Penyayang

Selasa, 6 Agustus 2019 | 13:29 WIB
Oleh : Stefi Thenu / FMB

Semarang, Beritasatu.com - Kabar duka menyelimuti warga Indonesia. Sosok ulama kharismatik asal Rembang, KH Maimoen Zubair meninggal dunia saat menjalankan ibadah haji di Makkah pada Selasa (6/8/2019).

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengucapkan belasungkawa yang sebesar-besarnya atas wafatnya KH Maimoen Zubair atau yang akrab disapa Mbah Moen itu.

"Saya atas nama pribadi, keluarga dan sebagai Gubernur Jateng menyampaikan duka yang mendalam. Innalillahiwainnailaihirojiun, kita berdoa semoga Mbah Moen khusnul khotimah," ucap Ganjar ditemui sebelum mengikuti sidang paripurna di gedung DPRD Jateng, Selasa (6/8/2019).

Kabar duka meninggalnya Mbah Moen, lanjut Ganjar, merupakan kabar yang menggetarkan. Dirinya sendiri bergetar dan merinding karena selama ini memang dekat dengan Mbah Moen.

Bahkan lanjut Ganjar, sebelum Mbah Moen berangkat ke tanah suci, dirinya sempat bertemu dengan Mbah Moen di kediamannya di Sarang, Rembang. Saat itu, Ganjar datang tepat pukul 17.00 WIB dan belum melaksanakan salat ashar.

"Awalnya saya mau salat di masjid, tapi dilarang sama muridnya Mbah Moen. Katanya, Mas Ganjar disuruh nunggu dulu. Akhirnya saya nunggu cukup lama," terangnya.

Sekitar pukul 17.10 WIB lanjut Ganjar, Mbah Moen keluar dari kamarnya. Saat diminta santrinya untuk salat ashar di masjid, Mbah Moen menolak dan mengatakan ingin salat dengan Ganjar.

"Kemudian saya salat berjamaah dengan Mbah Moen di kamarnya, berdua. Setelah doa, beliau mendoakan saya. Itu kenangan yang paling saya ingat. Saya merinding setelah mendengar kabar ini," ucap Ganjar sambil berkaca.

Kedekatan Ganjar dengan Mbah Moen terjadi setelah putra Mbah Moen, Taj Yasin Maimoen ditunjuk mendampinginya memimpin Jawa Tengah.

"Banyak kenangan tentang beliau. Selama saya dengan Gus Yasin mulai sejak kampanye sampai terpilih, selalu bareng beliau. Selama ini, beliau selalu memberikan pesan tentang semangat kebangsaan, patriotisme dan kenegaraan. Beliau ini sosok kyai yang nasionalis yang menjadi rujukan hampir semua orang," terangnya.

Selain sosok nasionalis, di mata Ganjar, sosok Mbah Moen merupakan tokoh ulama yang rendah hati dan penyayang. Meskipun beliau kiai sepuh, namun tidak pernah menganggap orang lain lebih rendah darinya.

"Beliau seorang kiai yang sangat rendah hati dan sangat penyayang. Saya selalu digandeng dan dipeluk saat bertemu, saya merasa beliau itu sangat penyayang. Tidak pernah saya melihat ada pikiran-pikiran atau ucapan buruk yang disampaikan Mbah Moen," ucapnya.

Disinggung apakah akan mengusulkan nama Mbah Moen menjadi pahlawan nasional, Ganjar mengatakan belum berpikir sejauh itu.

"Saat ini kami sedang berkoordinasi dengan tim yang ada di Makkah, apakah almarhum akan dimakamkan di sana atau di Indonesia. Kami sekarang sedang fokus soal itu dulu," tuturnya.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Penanganan Karhutla, Presiden: Jangan Biarkan Api Membesar

Presiden Joko Widodo meminta kepada gubernur, pangdam, kapolda dan jajaran dibawahnya untuk segera memadamkan api sekecil apapun.

NASIONAL | 6 Agustus 2019

Erupsi Gunung Dukono, Bandara Gamarmalamo Galela Ditutup

Bandara Gamarmalamo Galela di Halmahera Utara ditutup sejak Minggu (4/8/2019) akibat dampak erupsi Gunung Dukono.

NASIONAL | 6 Agustus 2019

Presiden Dijadwalkan Buka Kongres PDI-P di Bali

Berlangsungnya kongres PDI-P V di Bali tepatnya di kawasan Sanur membuat keberadaan hotel di kaswasan Sanur penuh pesanan.

NASIONAL | 6 Agustus 2019

Soal LHKPN, Pansel KPK Dituntut Ketegasan

Terdapat nama-nama calon pimpinan KPK yang berhasil lolos tes psikologi kendati belum menyerahkan LHKPN.

NASIONAL | 6 Agustus 2019

Saleh Husin: Mbah Moen Sosok yang Mengayomi Semua Kalangan

Sinar Mas menyampaikan belasungkawa dan simpati yang dalam kepada keluarga dan orang terdekat atas berpulangnya KH Maimoen Zubair.

NASIONAL | 6 Agustus 2019

Air Mata “Pegunungan Tengah” Papua Iringi Perpisahan Satgas Yonif MR 412

Ikatan batin yang erat antara Satgas dan masyarakat pegunungan Puncak Jaya Papua, melahirkan momen-momen penuh cinta dan kasih sayang.

NASIONAL | 6 Agustus 2019

Pemerintah Diminta Evaluasi Kebijakan Bebas Visa Kunjungan ke Indonesia

Pengawasan tenaga kerja asing agak sulit dilakukan.

NASIONAL | 2 Agustus 2019

KPK Pastikan Bantu Pansel Lacak Rekam Jejak 40 Kandidat

KPK memastikan bakal membantu Pansel Capim KPK Jilid V untuk melacak rekam jejak 40 kandidat yang lolos seleksi uji psikologi.

NASIONAL | 6 Agustus 2019

PLN Harus Dievaluasi

Komisi VI DPR sudah memanggil pelaksana tugas dirut PLN dan meminta komitmennya dalam pemenuhan energi listrik ke depan.

NASIONAL | 5 Agustus 2019

Stok Beras Impor Dominasi Gudang Bulog Padang

Petani Sumatera Barat umumnya memproduksi beras premium.

NASIONAL | 5 Agustus 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS