Pemadaman Listrik, Polisi Dalami Unsur Kelalaian
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.108 (0.21)   |   COMPOSITE 6251.05 (38.59)   |   DBX 1329.86 (16.32)   |   I-GRADE 180.794 (0.41)   |   IDX30 506.396 (0.9)   |   IDX80 136.709 (0.42)   |   IDXBUMN20 403.084 (1.37)   |   IDXESGL 140.339 (-0.42)   |   IDXG30 143.133 (0.8)   |   IDXHIDIV20 446.039 (0.87)   |   IDXQ30 145.232 (0.1)   |   IDXSMC-COM 293.729 (3.96)   |   IDXSMC-LIQ 360.142 (3.07)   |   IDXV30 135.556 (1.53)   |   INFOBANK15 1043.56 (-2.24)   |   Investor33 435.417 (-0.04)   |   ISSI 183.035 (1.64)   |   JII 629.726 (4.78)   |   JII70 221.943 (2.13)   |   KOMPAS100 1220.71 (4.09)   |   LQ45 950.717 (1.82)   |   MBX 1696.63 (8.69)   |   MNC36 322.327 (0.16)   |   PEFINDO25 325.87 (0.1)   |   SMInfra18 306.901 (3.47)   |   SRI-KEHATI 370.644 (-0.59)   |  

Pemadaman Listrik, Polisi Dalami Unsur Kelalaian

Selasa, 6 Agustus 2019 | 13:30 WIB
Oleh : Farouk Arnaz / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Markas Besar (Mabes) Polri tidak berhenti menyelidiki siapa yang bertanggung jawab di balik peristiwa pemadaman listrik masal di Jabodetabek, Banten, hingga DIY, Minggu (4/8/2019). Kendati pemadaman yang memicu kekesalan Presiden Joko Widodo terhadap Direksi PT PLN (Persero) itu diduga karena pohon, namun penyelidikan tetap berjalan.

“Betul didalami (siapa yang bertanggungjawab). Ini kan dugaan sementara faktor alam dan teknis (karena pohon) tapi dugaan faktor manusia dan lainnya nanti didalami juga,” kata Karo Penmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Selasa (6/8/2019).

Seperti diberitakan, polisi menduga pemadaman listrik yang membuat potenti kerugian hingga triliunan rupiah itu disebabkan oleh rusaknya tower transmisi 434-435 di Desa Malon, kecamatan Gunung Pati, Semarang. Line transmisi itu rusak karena adanya flash (loncatan listrik) yang disebabkan oleh adanya pohon yang sudah di luar batas ROW (Right of Way) dengan tinggi lebih 8,5 meter.

Pucuk pohon itu menyentuh kabel listrik dan menyebabkan ledakan dan kebakaran. Ini dikuatkan dari hasil olah TKP dimana pohon sumber masalah itu sudah dilakukan penebangan sore hari itu juga. Dugaan ini didapatkan polisi setelah meng-interview dan audiensi dengan petugas PLN UPT Ungaran. Mereka adalah Yan Bahrir (bagian rencana & evaluasi), Andhika Unit Pelayanan Pembagian Beban (UP2B), dan Yulias (bagian teknis transmisi).

Kepada polisi, Yulias menyatakan bila pada hari Minggu (4/8/2019) sekitar pukul 12.30 WIB, dia menerima laporan dari pusat kalau Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi Ungaran mengalami gangguan (trip) tidak kuat menahan daya beban.

Yan Bahrir menguatkan dan membenarkan penjelasan Yulias. Dia menambahkan akan dibentuk Tim Investigasi dari PLN Pusat. Sedangkan Andhika menjelaskan lebih detail bahwa UPT Ungaran-Pemalang sebagian besar listriknya disuplai dari pembangkit wilayah timur ( Paiton, Gresik , dan pembangkit lain di wilayah Timur).

Alur distribusi listrik itu melalui dua jalur utama yaitu utara dan selatan (UPK Ungaran-Pemalang termasuk jalur utara). Dikarenakan adanya 2 line tower transmisi 500 KVA di dusun Malon yang terputus akibat flash (loncatan listrik) maka sebagian beban otomatis berpindah ke jalur selatan.

Tapi ini juga jadi masalah baru. Karena jalur selatan tidak kuat menanggung beban daya, sehingga dua line jalur transmisi di Tasik-Depok terputus, akibat sistim proteksi gagal. Akibatnya pasokan daya dari jalur utara dan selatan terputus sama sekali sehingga pasokan pembangkit listrik dari timur ke barat (Jakarta, Banten, Jabar) tidak bisa berjalan yang berakibat black out. Sedangkan pasokan dari pembangkit wilayah barat (Suryalaya, Muara Karang, dan Cilegon) tidak bisa mencukupi suplai listrik di wilayah barat.

“Tim dari Mabes bersama tim Polda Jateng, yang sudah mendahului ke TKP, akan mendalami dulu temuan ini secara komperhensif. Tentunya kita terus berkoordinasi dengan pihak lain. Soal kerugian masyarakat sektornya adalah lembaga perlindungan konsumen dulu. Dari sana nanti akan menerima pengaduan seperti yang sudah pernah dilaksanakan. PLN sendiri kan akan melakukan kompensasi 35 persen dari pembayaran yang nanti akan dimasukkan dalam tarif bulan depan. Mekanismenya lagi diatur,” pungkas Dedi.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Ganjar: Mbah Moen, Kiai Nasionalis yang Rendah Hati dan Penyayang

Kedekatan Ganjar dengan Mbah Moen terjadi setelah putra Mbah Moen, Taj Yasin Maimoen ditunjuk mendampinginya memimpin Jawa Tengah.

NASIONAL | 6 Agustus 2019

Penanganan Karhutla, Presiden: Jangan Biarkan Api Membesar

Presiden Joko Widodo meminta kepada gubernur, pangdam, kapolda dan jajaran dibawahnya untuk segera memadamkan api sekecil apapun.

NASIONAL | 6 Agustus 2019

Erupsi Gunung Dukono, Bandara Gamarmalamo Galela Ditutup

Bandara Gamarmalamo Galela di Halmahera Utara ditutup sejak Minggu (4/8/2019) akibat dampak erupsi Gunung Dukono.

NASIONAL | 6 Agustus 2019

Presiden Dijadwalkan Buka Kongres PDI-P di Bali

Berlangsungnya kongres PDI-P V di Bali tepatnya di kawasan Sanur membuat keberadaan hotel di kaswasan Sanur penuh pesanan.

NASIONAL | 6 Agustus 2019

Soal LHKPN, Pansel KPK Dituntut Ketegasan

Terdapat nama-nama calon pimpinan KPK yang berhasil lolos tes psikologi kendati belum menyerahkan LHKPN.

NASIONAL | 6 Agustus 2019

Saleh Husin: Mbah Moen Sosok yang Mengayomi Semua Kalangan

Sinar Mas menyampaikan belasungkawa dan simpati yang dalam kepada keluarga dan orang terdekat atas berpulangnya KH Maimoen Zubair.

NASIONAL | 6 Agustus 2019

Air Mata “Pegunungan Tengah” Papua Iringi Perpisahan Satgas Yonif MR 412

Ikatan batin yang erat antara Satgas dan masyarakat pegunungan Puncak Jaya Papua, melahirkan momen-momen penuh cinta dan kasih sayang.

NASIONAL | 6 Agustus 2019

Pemerintah Diminta Evaluasi Kebijakan Bebas Visa Kunjungan ke Indonesia

Pengawasan tenaga kerja asing agak sulit dilakukan.

NASIONAL | 2 Agustus 2019

KPK Pastikan Bantu Pansel Lacak Rekam Jejak 40 Kandidat

KPK memastikan bakal membantu Pansel Capim KPK Jilid V untuk melacak rekam jejak 40 kandidat yang lolos seleksi uji psikologi.

NASIONAL | 6 Agustus 2019

PLN Harus Dievaluasi

Komisi VI DPR sudah memanggil pelaksana tugas dirut PLN dan meminta komitmennya dalam pemenuhan energi listrik ke depan.

NASIONAL | 5 Agustus 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS