Kabut Asap Semakin Tebal di Pontianak

Kabut Asap Semakin Tebal di Pontianak
Warga masih melakukan pembakaran lahan walau dalam skala kecil karena hal itu dinilai cara yang hemat dan cepat untuk membuka lahan. ( Foto: Beritasatu Photo / Sahat Oloan Saragih )
Sahat Oloan Saragih / RSAT Rabu, 7 Agustus 2019 | 10:35 WIB

Pontianak, Beritasatu.com - Kabut asap yang menyelimuti Kota Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar) dan sekitarnya beberapa hari terakhir ini semakin tebal khususnya di pagi dan sore hari. Jarak pandang pada Rabu (7/8/2019) pagi sekitar pukul 07.00 Wib sudah mencapai 2 km.

Hal itu dikatakan Dina dari Bagian Prakirawan Badan Metrologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandara Supadio Pontianak Rabu pagi.

Dina mengatakan hasil pantauan bahwa titik api (hot spot) di wilayah Kalbar hampir merata terjadi di seluruh kabupaten yakni di Kabupaten Sambas 6 titik, Mempawah 21, Sanggau 14 titik, Ketapang 34 titik, Sintang 12 titik, kapuashulu 21 titik, Bengkayang 21 titik, landak 21 titik, Sekadau 2 titik, Melawi 6 titik, Kubu Raya 16, dan Kota Pontianak 1 titik.

Menurut Dina, sesuai dengan perkiraan hujan baru akan turun di wilayah Kalbar pada minggu depan atau sekitar tanggal 12 hingga 14 Agustus. Hujan akan turun secara merata dengan intensitas sedang dan ringan.

Untuk itu pihaknya mengharapkan masyarakat tidak melakukan pembakaran lahan, karena jika tidak kabut asap akan semakin tebal menyelimuti wilayah ini.

Sementara itu, pantauan di beberapa daerah di sekitar wilayah Kabupaten Kubu Raya dan Mempawah warga masih melakukan pembakaran untuk membersihkan lahan walaupun dalam skala kecil.

Pembakaran lahan di musim kemarau ini dilakukan warga karena belum ada alternatif lain membersihkan lahan dengan cepat dan hemat.



Sumber: Suara Pembaruan