Polisi Selidiki Kasus Tumpahan Minyak Pertamina

Polisi Selidiki Kasus Tumpahan Minyak Pertamina
Inilah Langkah Kemenhub Dalam Penanganan Tumpahan Minyak Dari Anjungan Onwj
Farouk Arnaz / YUD Jumat, 9 Agustus 2019 | 15:42 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Mabes Polri ikut menyelidiki tumpahan minyak yang dipicu gelembung gas di sekitar sumur YYA-1 Blok Offshore North West Java (ONWJ) Pertamina di kawasan laut Karawang, Jawa Barat.

Sejumlah saksi telah diperiksa dalam tumpahan yang sudah mencapai 51 ribu barel per hari dan setidaknya
berdampak ke delapan desa di Karawang, dua desa di Bekasi, dan tujuh pantai itu.

“Yang pertama mendapatkan imbas itu di daerah Karawang. Kita tahu sampai hari ini upaya pencegahan lebih meluasnya tumpahan ini sedang dilakukan oleh Pertamina, pemerintah daerah, dan kepolisian,” kata Kabid Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra di Mabes Polri, Jumat (9/8/2019).

Hal utama yang dilakukan saat ini, mantan Kaporestro Bekasi ini menambahkan, adalah melakukan upaya-upaya lanjutan supaya kejadian ini tidak menimbulkan banyak kerugian pada faktor lingkungan hidup dan juga manusia.

Pertamina menurutnya juga telah melakukan semacam pemberian dan rasa simpati pada masyarakat yang terdampak dan terkena kerugian itu.

“Secara pararel kita melakukan penyelidikan terhadap mengapa peristiwa itu terjadi. Kita melakukan interview mengapa persoalan ini terjadi sehingga seperti itu,” sambungnya.

Proses penyelidikan itu akan membawa polisi apakah kasus ini terjadi karena faktor kelalaian, kesengajaan, atau karena alam. Hal itu akan menjadi pertimbangan aspek penegakan hukumnya kelak.

 



Sumber: BeritaSatu.com