Sulteng Diusulkan Jadi Pusat Industri Mobil Listrik

Sulteng Diusulkan Jadi Pusat Industri Mobil Listrik
ilustrasi mobil listrik ( Foto: www.shutterstock.com )
Yeremia Sukoyo / FER Minggu, 11 Agustus 2019 | 22:02 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Sulawesi Tengah (Sulteng) diusulkan sebagai salah satu pusat pembangunan industri mobil listrik nasional. Selama ini, Sulteng sudah dikenal sebagai pemasok bahan baku baterai jenis lithium yang menjadi komponen utama mobil listrik.

Ketua Fraksi Nasdem, Ahmad Ali, meminta agar Sulteng tidak sekedar menjadi pabrik baterai. Melainkan kedepannya, juga sekaligus sebagai pusat perakitan mobil listrik nasional.

"Morowali, Sulawesi Tengah merupakan pemasok utama bahan baku Lithium. Harapan kita bukan hanya pabrik baterai yang dibangun, tetapi juga perakitan mobil listrik,” kata Ahmad Ali, di Jakarta, Minggu (11/8/2019).

Menurut Ahmad Ali, selama ini Sulteng memiliki posisi yang strategis. Selain bahan baku bersumber dari wilayah ini, Sulteng juga mempunyai dua lokasi kawasan strategis yakni Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Palu dan Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP).

Tidak heran, dalam catatan migrasi pencari kerja ke Sulteng dalam satu dekade terakhir meningkat tajam karena dipicu oleh Kawasan Industri Morowali, KEK Palu, dan Kawasan Industri Gas Alam Cair di Kabupaten Banggai.

Ahmad Ali menambahkan, jika industri mobil listrik dipusatkan di Sulteng, maka akan terjalin sinergi dengan rencana pemindahan ibu kota sebagai pasar masa depan kendaraan ramah lingkungan tersebut.

"Jika industri mobil listrik dibangun di Sulteng, maka posisinya akan lebih mudah menjangkau ibu kota masa depan, dan kawasan timur Indonesia, serta naik ke atas sedikit langsung ke arah utara Filipina," pungkas Ahmad Ali.



Sumber: Suara Pembaruan