Gus Sholah: Tidak Ada NKRI Bersyariah

Gus Sholah: Tidak Ada NKRI Bersyariah
Salahuddin Wahid. ( Foto: Antara )
Robertus Wardi / WM Senin, 12 Agustus 2019 | 20:07 WIB

 

Jakarta, Beritasatu.com – Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Salahuddin Wahid (Gus Sholah) menilai, wacana Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) bersyariah tidak ada di republik ini. Alasannya, dalam sila pertama Pancasila sudah memuat kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.

”Dulu Undang-Undang Dasar (UUD) kita mengandung kata syariah. Sekarang tidak ada. Jadi tidak ada juga istilah NKRI bersyariah,” kata Gus Sholah seusai menghadiri acara dalam sambutan pada Forum Konsiliasi Masyarakat (Rekat) di‎ Jakarta, Senin (12/8/2019).

Acara itu diselenggarakan Rekat bersama Kementerian Pertahanan Republik Indonesia. Hadir pada acara itu Wapres keenam Try Soetrisno, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, putri Bung Karno sekaligus anggota Dewan Pembina Partai Gerindra Rahmawati Soekarnoputri, Ketua Rekat Eka Gumilar‎ dan sejumlah tokoh lainnya.

Gus Sholah menjelaskan, Indonesia tidak anti-syariah Islam. Malah penerapan syariah itu sudah ada dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

“Syariah Islam jalan kok di Indonesia tanpa rumusan NKRI bersyariah. Tanpa istilah NKRI bersyariah, jalan kok syariah Islam. Jadi tidak perlu ada istilah itu,” jelas Gus Sholah.

Hal yang sama disampaikan Ryamizard. Menurutnya, masalah penerapan syariah sudah ada dalam sila pertama Pancasila.

“NKRI ya NKRI. Syariah itu ada di dalam Pancasila. Sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa. Melaksanakan syariah ya melaksanakan sila pertama,” tegas Ryamizard.



Sumber: Suara Pembaruan