2.500 Rumah Tangga di NTT dan NTB Dapat Sambungan Listrik Gratis

2.500 Rumah Tangga di NTT dan NTB Dapat Sambungan Listrik Gratis
Sebanyak 2.500 rumah tangga di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB) memperoleh sambungan listrik gratis. ( Foto: Ist )
Rangga Prakoso / FMB Rabu, 14 Agustus 2019 | 15:07 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Sebanyak 2.500 rumah tangga di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB) memperoleh sambungan listrik gratis. Sambungan tersebut bersumber dari sumbangan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Adapun rinciannya 1.250 rumah tangga di NTT dan 1.250 rumah tangga di NTB.

Sebaran wilayah NTT yang menerima bantuan sambungan gratis meliputi Kabupaten Kupang 297 rumah, Kabupaten Alor 70 rumah, Kabupaten Sikka 412 rumah, Kabupaten Flores Timur 19 rumah, Kabupaten Lembata 202 rumah yang direncanakan selesai pada 16 Agustus 2019. Selain itu usulan 250 rumah di Sumba akan dilakukan di Bulan Agustus ini.

"Yang dilakukan di NTT ini merupakan bentuk kepedulian dari Menteri ESDM Ignasius Jonan, yang meminta kita para pegawainya untuk menyisihkan penghasilan kami untuk berbagi kepada saudara yang belum bisa nikmati listrik dengan pembiayaan sambungan listrik gratis," kata Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Rida Mulyana dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (14/8/2019).

Acara peresmian bertempat di Desa Sonraen, Kecamatan Amarasi Selatan, Kabupaten Kupang, NTT. Turut hadir dalam acara peresmian tersebut antara lain Direktur Pengadaan Strategis 2 PT PLN (Persero) Djoko Abumanan dan Kepala Dinas NTT.

Berdasarkan data dari Basis Data Terpadu (BDT) TNP2K jumlah rumah tangga miskin yang teralokasi mendapat bantuan sambungan listrik gratis sebanyak 254.924 RT, di mana saat ini telah terpasang 11.000 RT di NTT melalui program CSR PLN.

Sambungan listrik gratis bagi rumah tangga tak mampu merupakan program dari Badan Usaha Sektor ESDM, KESDM Peduli (pegawai KESDM), Corporate Social Responsibility (CSR) PT PLN (Persero), One Man One Hope PLN, sinergi BUMN dan Pemda, untuk membantu biaya penyambungan listrik.

"Info yang kami dengar, masyarakat di desa ini mampu untuk bayar listrik bulanan tetapi untuk biaya sambungan listriknya yang agak berat. Pemasangan ini yang kita dukung," ujar Rida.

Rumah tangga miskin tersebut nantinya akan memperoleh bantuan sambungan listrik gratis dengan golongan tarif 450 VA, sehingga akan mempercepat target rasio elektrifikasi nasional lebih dari 99 persen akhir tahun ini.



Sumber: BeritaSatu.com