Mabes Polri Bentuk Tim Asistensi Penanganan Karhutla

Mabes Polri Bentuk Tim Asistensi Penanganan Karhutla
Ilustrasi kebakaran hutan. ( Foto: Antara )
Farouk Arnaz / FER Rabu, 14 Agustus 2019 | 19:55 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kapolri, Jenderal Tito Karnavian, menerbitkan surat perintah pembentukan enam tim dari Mabes Polri untuk melakukan asistensi kepada Polda-Polda yang wilayahnya banyak terjadi kebakaran lahan dan hutan (Karhutla).

"Ada Polda Riau, Polda Sumatera Selatan, Polda Jambi, Polda Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Polda Kalimantan Selatan,” kata Karo Penmas Polri Brigjen, Dedi Prasetyo,di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (14/8/2019).

Tim ini, menurut Dedi, sudah bergerak hari ini untuk mengecek dan mengevaluasi sejauh mana efektivitas penanganan kebakaran hutan dan lahan di tiap-tiap provinsi. Juga dari sisi penegakan hukum yang sudah dilakukan.

"Tim ini akan terus melakukan evaluasi untuk menekan angka kebakaran hutan dan lahan. Artinya, setiap langkah yang dilakukan oleh jajaran dalam rangka untuk penanggulangan pembakaran hutan baik dari sisi preemtif-preventif maupun penegakan hukum diawasi,” sambung Dedi.

Apabila ada kendala wilayah misalnya kekurangan personel, kekurangan sarana prasarana maka Mabes Polri akan memberikan bantuan backup personel dan tambahan peralatan serta penegakan hukum terkait.

"Jika ada kesulitan dalam proses penegakan hukumnya nanti maka tim dari Mabes Polri dan Direktorat Tipiter akan melakukan asistensi kepada Krimsus Polda yang menangani kasus tersebut," sambung Dedi.

Untuk penegakan hukum, sampai dengan hari ini ada 68 kasus dan 60 tersangka dan satu dari korporasi yang ditangani oleh Polda Riau.



Sumber: BeritaSatu.com