Polisi Luka Bakar, 30 Mahasiswa Diperiksa

Polisi Luka Bakar, 30 Mahasiswa Diperiksa
Anggota Polres Cianjur, Jawa Barat, langsung melakukan olah TKP di depan Kantor Bupati Cianjur, dimana empat orang anggota Polres Cianjur, mengalami luka bakar saat menghalangi upaya mahasiswa membakar ban bekas, Kamis 15 Agustus 2019. ( Foto: Antara / Ahmad Fikri )
Farouk Arnaz / YUD Jumat, 16 Agustus 2019 | 15:36 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Sebanyak 30 orang mahasiswa dari berbagai elemen yang berdemo di depan kantor bupati Cianjur, Jawa Barat, harus menjalani pemeriksaan polisi, Jumat (16/8/2019).

Dalam aksi yang berujung ricuh itu ada empat orang anggota polisi yang dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Sayang Cianjur karena mengalami luka bakar serius akibat terkena semburan api, Kamis (15/8/2019).

“Sampai hari ini dari jajaran Polres Cianjur, dan Krimum Polda Jabar, sudah membentuk tim membantu melakukan proses pemeriksaan terhadap beberapa orang yang sudah diamankan,” kata Karo Penmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jumat (16/8/2019).

Hari ini akan dilakukan gelar perkara dengan beberapa barang bukti yang juga sudah diamankan. Misalnya ada pakaian anggota dan sepatu anggota polisi yang terbakar, ada ban bekas, beberapa jaket almamater, dan HP peserta unjuk rasa.

“Lalu ada spanduk, bendera, dan sisa-sisa residu yang diduga digunakan peserta unjuk rasa untuk melakukan proses pembakaran ban,” sambungnya.

Polisi mendalami dugaan peserta yang melempar bensin ke aparat keamanan. Dari empat itu yang paling serius lukanya adalah Aiptu Erwin. Ia dirujuk ke RS Polri dan lalu di RSPP di Jakarta.

Sebab ia mengalami luka bakar di atas 50 persen dan kondisinya belum stabil karena cairan dalam tubuh akan memproduksi secara berlebihan sehingga perlu penanganan lebih serius.

“Apabila bisa terbukti, tersangka akan dijerat Pasal 213 KUHP ayat 1 kalau mengakibatkan anggota luka berat atau meninggal dunia dengan ancaman hukuman bisa 12 tahun. Bisa juga diterapkan pasal lain kalau anggota sampai meninggal,” pungkasnya.



Sumber: BeritaSatu.com