Polisi Gempur Sarang Narkoba di Medan

Polisi Gempur Sarang Narkoba di Medan
Puluhan orang diamankan aparat dari lokasi perkampungan narkoba di Medan. ( Foto: istimewa )
Arnold H Sianturi / CAH Sabtu, 17 Agustus 2019 | 14:01 WIB

Medan, Beritasatu.com - Aparat kepolisian menggempur sejumlah lokasi yang menjadi sarang peredaran narkoba di Medan, Sumatera Utara (Sumut). Meski sempat dilempari batu, polisi akhirnya mengamankan puluhan orang dan barang bukti narkoba. Sebelumnya, aparat kepolisian juga merobohkan dua unit rumah yang dijadikan tempat transaksi narkoba.

Penyerangan terhadap polisi oleh kawanan pelaku narkoba itu saat polisi melakukan penggerebekan di kawasan Jalan Gaharu Medan. Ada delapan orang yang diamankan berikut barang bukti narkoba, aluminium foil, mancis dan alat hisap. Setelah melakukan penangkapan di lokasi itu, polisi juga menggerebek kampung narkoba di Jalan Cahaya Medan. Ada 4 orang yang ditangkap.

"Ini merupakan perintah pimpinan agar Kota Medan bersih dari peredaran narkoba. Soalnya, ini menyangkut masa depan anak bangsa. Penggempuran habis - habisan di sejumlah kawasan perkampungan narkoba ini terus dilakukan. Kami tindak tegas," ujar Kasar Narkoba Polrestabes Medan, AKBP Raphael Sandhy, Sabtu (17/8/2019).

Raphael mengatakan, pihanya mendata masih banyak kawasan yang disinyalir menjadi sarang peredaran narkoba. Lokasi itu pun dalam waktu dekat akan digerebek. Polisi tidak akan menolerir peredaran narkoba, apalagi terhadap bandar yang mencoba memberikan perlawanan, polisi akan mengambil tindakan tegas dan terukur.

Di tempat terpisah, Satuan Sabhara Polrestabes Medan bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumut dan TNI, menggerebek 6 lokasi narkoba di Kelurahan Kampung Lalang, Kecamatan Medan Sunggal. Dalam operasi itu, petugas mengamankan 30 orang. Petugas juga mengamankan sejumlah baranf bukti barkoba.

Kabid Rehabilitasi BNNP Sumut, AKBP Magdalena menyampaikan, pihaknya bersama polisi ke depannya akan memberdayakan masyarakat, Babinsa, Bhanbinkamtibmas, untuk berperan dalam pemberantasan narkoba. Petugas akan melakukan pelatihan supaya dapat mengasesment masyarakat yang menjadi korban penyalahgunaan narkoba tahap awal.

"Ada enam titik yang kita razia yang mana kelurahan Lalang ini akan kita jadikan pilot projek atau yang disebut Kelurahan bersinar (bersih narkoba). Kami akan memberikan edukasi pada masyarakat supaya bisa bekerjasama menangani masalah narkoba ini. Masyarakat harus ikut melakukan upaya pendekatan pada keluarga agar tidak terjerumus dalam narkoba," sebutnya.

Sebelumnya, tim gabungan yang meliputi aparat kepolisian, TNI dan pemerintah merobohkan dua unit rumah yang selama ini dijadikan lokasi peredaran narkoba, porstitusi maupun tempat permainan judi di Jl Jermal 15 Ujung, Kecamatan Percut Seituan, Sumatera Utara (Sumut), Selasa (13/8/2019) lalu.

"Bangunan rumah lain juga akan kami robohkan jika dijadikan sarang narkoba, maksiat maupun judi. Ini komitmen kita bersama memberantas narkoba, maksiat judi maupun lainnya," ujar Kepala Kepolisian Sektor Medan Area, Kompol Anjas Asmara. 



Sumber: Suara Pembaruan