KM Mina Sejati Dibajak, 18 Penumpang Belum Diketahui Nasibnya

KM Mina Sejati Dibajak, 18 Penumpang Belum Diketahui Nasibnya
Ilustrasi kapal kayu. ( Foto: Antara )
/ WBP Minggu, 18 Agustus 2019 | 13:46 WIB

Ambon, Beritasatu.com - Kepala Kantor Basarnas Ambon Muslimin mengaku telah menerima laporan aksi pembajakan atau perampokan terhadap KM Mina Sejati di Laut Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru. Hingga kini, 18 penumpang belum diketahui nasibnya.

"Informasi yang kami terima dari Kantor Koordinator Pos SAR Tual bahwa KM Mina Sejati yang dinakhodai Ko Awi diduga dibajak oleh tiga anak buah kapalnya sendiri," kata Muslimin di Ambon, Minggu (18/8/2019).

Aksi pembajakan ini terjadi pada Sabtu, (17/8/2019) sekitar pukul 16:00 WIT.

Menurut dia, dalam kapal tersebut terdapat 30 penumpang. Namun saat terjadi pembajakan, sembilan orang menceburkan ke laut, dua orang di antaranya ditemukan meninggal dunia. "Tujuh orang lainnya ditemukan selamat oleh sebuah kapal nelayan yang kebetulan posisinya berdekatan dengan KM Mina Sejati," jelas Muslimin.

Namun masih ada 18 orang di atas kapal naas tersebut yang sampai saat ini belum diketahui nasibnya secara pasti. "Sejak pagi tadi telah diberangkatkan KRI Lanal dari Dobo menuju lokasi yang dimaksud, namun Kansar Tual saat ini siaga menunggu perkembangan. Kalau ada permintaan untuk evakuasi korban akan kami berangkatkan tim SAR gabungan dari Tual," tandas Muslimin.

Sementara Kapolres Kepulauan Aru AKBP Adolf Bormasa yang dikonfirmasi dari Ambon membenarkan adanya insiden pembajakan KM Mina Sejati. "Saat ini masih dalam proses pencarian, bila ada perkembangan terbaru akan kami sampaikan," kata Kapolres.



Sumber: ANTARA