Begal Tewas Dihajar Massa di Deli Serdang

Begal Tewas Dihajar Massa di Deli Serdang
Ilustrasi ( Foto: Istimewa )
Arnold H Sianturi / FMB Minggu, 18 Agustus 2019 | 14:18 WIB

Medan, Beritasatu.com - Sepak terjang Ramadona dalam melakukan kejahatan pembegalan di jalanan berakhir di Jl Pringgan/ Bejo, Desa Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut), Sabtu (17/8/2019).

Pemuda berusia 21 tahun yang sebelumnya dilarikan petugas kepolisian dalam kondisi kritis akibat dianiaya massa, akhirnya menghembuskan nafas terakhir sesaat setelah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Medan.

"Massa menghajar Ramadona saat tertangkap melakukan begal. Saat menjalankan aksi kejahatan itu, korban bersama tiga orang rekannya yang lolos dari pengejaran massa," ujar Kapolsek Percut Seituan, Kompol Aris Wibowo, Minggu (18/8/2019).

Aris mengatakan, polisi sudah menyerahkan jenazah Ramadona kepada pihak keluarganya. Selanjutnya, jenazah begal itu dibawa ke rumah orang tuanya di Jl Pendidikan Dusun 2, Desa Bandar Setia, Kecamatan Percut Sei Tuan.

"Keluarga meminta jenazah Ramadona tidak usah divisum. Setelah menandatangani surat pernyataan tidak akan menuntut, pihak keluarga langsung membawa jenazah Ramadona. Kita juga masih melakukan pengejaran terhadap tiga pelaku begal lainnya," katanya.

Berdasarkan informasi, nasib naas Ramadona saat beraksi dengan membegal korbannya, Haris Pradana (21) warga Jl Bejo Gang Supar, Desa Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Seituan. Haris mengendarai sepedamotor Honda Beat BK 5363 AHK.

Tidak jauh dari rumahnya, kendaraan yang dibawa korban ini dipepet oleh Ramadona bersama tiga orang rekannya. Kelompok begal ini langsung menendang korban sehingga terjatuh. Salah seorang dari pelaku kemudian menodongkan senjata tajam. Haris kemudian menyerahkan kendaraan miliknya karena nyawa sedang terancam.

Korban langsung menjerit rampok setelah pelaku kabur. Masyarakat kemudian melakukan pengejaran bersama dengan korban perampokan itu. Korban langsung menendang Ramadona saat posisi berdekatan. Pelaku begal itu terjatuh, dan massa kemudian melampiaskan kemarahannya.

Ramadona dihajar sampai wajahnya tidak berbentuk lagi. Begal ini kemudian tidak sadarkan diri. Petugas Polsek Percut Seituan yang mendapatkan informasi pelaku begal dihajar massa langsung turun ke lokasi kejadian. Begal itu dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, Ramadona akhirnya menghembuskan nafas terakhir.



Sumber: Suara Pembaruan