Wali Kota Jayapura Imbau Warga Tetap Tenang dan Tidak Terprovokasi

Wali Kota Jayapura Imbau Warga Tetap Tenang dan Tidak Terprovokasi
Benhur Tommy Mano, Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Papua Benhur Tommy Mano ( Foto: Istimewa )
Robert Isidorus / CAH Senin, 19 Agustus 2019 | 17:39 WIB

Jayapura, Beritasatu.com - Wali Kota Jayapura Benhur Tommy Mano mengimbau warganya untuk tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, bersikap arif dan bijaksana menyikapi persoalan terhadap mahasiswa Papua di Surabaya. Masyarakat Papua juga diimbau memberikan kepercayaan kepada aparat keamanan, untuk menyelesaikan persoalan yang terjadi.

Hal itu dikatakan Benhur Tommy usai menggelar rapat koordinasi Forkopimda kota Jayapura bersama tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat se-kota Jayapura, Senin 919/8/2019).

Rapat Koordinasi (rakor) tersebut, menghasilkan tiga pernyataan komitmen bersama yaitu, sepakat untuk menjaga dan menciptakan kota Jayapura yang tetap aman dan kondusif. Kedua, sepakat untuk mengajak dan meminta kepada warga masyarakat untuk membangun harmonisasi hubungan antar warga masyarakat, antar suku bangsa dan antar agama di kota Jayapura.

Lalu, ketiga sepakat untuk tidak terprovokasi dengan situasi dan perkembangan atas kejadian yang terjadi di luar Papua dan menyikapinya secara arif dan bijaksana.

“Maksud kumpul hari ini supaya bersama-sama menjaga rumah ini aman. Untuk mendengar masukan apa yang harus kita buat di kota ini supaya rakyat tidak terprovokasi, sehingga hal ini tidak akan menjurus ke isu SARA dan menjurus hal-hal lain yang ingin merusak tatanan kehidupan kita dalam bingkai NKRI. Saya ingin supaya terus menjaga ketertiban, keutuhan, kebersamaan dan persatuan kesatuan seluruh rakyat di kota Jayapura,” tegas Benhur Tommy.

Sementara itu Ketua LMA Port Numbay, George Awi pada kesempatan tersebut mengimbau, agar semua masyarakat tetap menjaga persaudaraan yang selama ini terjalin dengan baik. Media dalam meneruskan informasi diharapkannya, menggunakan bahasa yang baik dan dari sumber yang bisa dipercaya.

Tokoh Muslim Papua, Taha Al Hamid yang juga hadir pada rakor tersebut mengatakan, semua elemen masyarakat harus membantu memastikan bahwa Jayapura aman.

Hal senada disampaikan Ketua FKUB kota Jayapura, Pdt. Willem Itaar, Ketua Klasis GKI Port Numbay, Pdt. Hein Carlos Mano, S.Th, M.Si, Ketua persekutuan gereja-gereja se-kota Jayapura (PGGS), Pdt. DR. Yan Piet Wambrauw, Ketua persekutuan Gereja-gereja Papua (PGGP), Pdt. MP. Maury.



Sumber: Suara Pembaruan