Kemsos Siapkan Rehabilitasi Sosial di Manokwari

Kemsos Siapkan Rehabilitasi Sosial di Manokwari
Menteri Sosial, Agus Gumiwang Kartasasmita. ( Foto: Beritasatu Photo / Ari Supriyati Rikin )
Ari Supriyanti Rikin / FER Senin, 19 Agustus 2019 | 21:27 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Sosial (Kemsos) memastikan negara akan hadir dalam upaya rehabilitasi sosial pascakonflik di Manokwari, Papua Barat. Rehabilitasi sosial mengacu pada kearifan lokal dan perlu mengetahui akar masalah munculnya konflik sosial tersebut.

Menteri Sosial (Mensos), Agus Gumiwang Kartasasmita, mengaku prihatin dengan kejadian tersebut. Saat ini, Kemsos masih menghimpun informasi dan perkembangan terkini dari Dinas Sosial Papua dan Papua Barat.

"Dari laporan yang disampaikan, untuk Manokwari sudah bisa diredam. Kami juga pantau Sentani dan Jayapura," kata Agus Gimiwang di sela-sela Penutupan dan Pelepasan Pilar-Pilar Teladan Sosial 2019 di Jakarta, Senin (19/8/2019).

Sejauh ini, kata Agus, belum ada laporan terkait penjarahan dan perusakan toko atau warung. Namun Kemsos memastikan, akan ada dana stimulan jika memang ada toko atau warung yang rusak imbas konflik. Begitu pula untuk santunan korban jiwa.

"Dalam konteks Kemsos, kami bekerja agar apa yang diharapkan terwujud yakni kesejahteraan masyarakat," ucap Agus Gumiwang.

Agus mengingatkan, dalam pembangunan juga harus diperhatikan aspek kesejahteraan sosial. Begitu pula di Papua jangan hanya dipandang sebagai objek tapi subjek pembangunan. "Pembangunan dengan pendekatan kesejahteraan sosial," ujarnya.

Menurut Agus, terkait rehabilitasi sosial tentunya tidak akan sama untuk setiap daerah. Dengan mengetahui akar masalah, rehabilitasi sosial juga mengacu pada pemecahan masalah. "Kearifan lokal dalam mencari penyelesaian sangat penting," ungkap Agus Gumiwang.

Dalam program rehabilitasi sosial pun, tambah Agus, pihaknya akan bekerja sama dengan kepolisian dan Badan Intelejen Negara (BIN) agar sentuhan program tepat menyentuh sasaran.



Sumber: Suara Pembaruan