Mahasiswa Baru Ubhara Diwajibkan Jalani Tes Urine

Mahasiswa Baru Ubhara Diwajibkan Jalani Tes Urine
Ribuan mahasiswa baru di Kampus Ubhara, diwajibkan menjalani tes urine sebelum mengikuti perkuliahan di kampus tersebut, Senin (19/8/2019). ( Foto: Beritasatu Photo / Mikael Niman )
Mikael Niman / FER Senin, 19 Agustus 2019 | 22:36 WIB

Bekasi, Beritasatu.com - Sedikitnya 2.430 mahasiswa baru Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara) yang berlokasi di Summarecon Bekasi, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, menjalani tes urine, Senin (19/8/2019).

Rektor Ubhara, Dr Bambang Karsono, mengatakan, pihaknya menjalin kerja sama dengan Badan Narkotoka Nasional (BNN) dalam melakukan tes bebas narkotika.

"Dalam mewujudkan lingkungan kampus yang bersih dari narkoba, kami melaksanakan tes urine kepada seluruh mahasiswa baru," ujar Bambang Karsono.

Bambang mengatakan, pihak kampus telah mendeklarasikan bebas narkoba sejak 2014 lalu. Sejak itu, Ubhara rutin melakukan tes urine bagi mahasiswa baru.

"Mereka ini, sudah dinyatakan lulus dan membayar uang kuliah. Apabila ada yang positif ketahuan mengunakan narkoba, maka kita tunda mahasiswa tersebut, kuliah di tahun depan dengan membawa surat keterangan dari Lido BNN, yang bersangkutan bebas narkoba," ujar Bambang

Untuk tahun ajaran 2019/2020, terdata ada sebanyak 3.607 tetapi yang hadir saat tes urine sekitar 2.430 mahasiswa‎. "Kita masih menunggu mahasiswa yang belum datang," tambah Bambang.

Sementara itu, Direktorat Peran Serta Masyarakat BNN, AKP Agus Yulianto, mengatakan BNN menggunakan alat pengukur kandungan urine yang dapat mendeteksi zat adiktif seperti ampetamine, methapetamine, ganja, kokain. Alat tersebut, memilki enam parameter zat adiktif.

"Kalau positif menggunakan narkotika, kode garisnya satu. Sedangkan, negatif garisnya dua bar," tutur Agus Yulianto.

Agus menambahkan, pihaknya berharap semua mahasiswa baru di Kampus Ubhara merupakan pelajar yang bebas dari penyalahgunaan narkotika dan obat-obat terlarang lainnya.



Sumber: Suara Pembaruan