Gubernur Sumut Ultimatum Perusahaan di Sekitar Danau Toba

Gubernur Sumut Ultimatum Perusahaan di Sekitar Danau Toba
Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi, memberikan keterangan kepada wartawan usai melaksanakan salat di Masjid Agung Medan, Kamis (22/8/2019). ( Foto: Beritasatu Photo / Arnold Sianturi )
Arnold H Sianturi / FER Kamis, 22 Agustus 2019 | 17:20 WIB

Medan, Beritasatu.com - Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Edy Rahmayadi, memberikan ultimatum kepada perusahaan yang beroperasi di sekitar Danau Toba, agar tidak melakukan pembuangan limbah. Jika ada yang terbukti membuang limbah ke Danau Toba maka akan ditindak secara tegas. Masyarakat juga diminta turut menjaga dalam melestarikan destinasi wisata internasional tersebut.

"Saya sudah bertemu langsung dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam membahas masalah Danau Toba. Dana yang digelontorkan untuk membangkitkan pariwisata Danau Toba ini sangat besar," ujar Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi seusai melaksanakan salat di Masjid Agung Medan, Kamis (22/8/2019).

Mantan Pangkostrad ini menegaskan, pemerintah tidak main-main dalam melaksanakan pembangunan infrastruktur maupun menjaga lingkungan di sekitar Danau Toba itu. Oleh karena itu, tidak boleh ada lagi limbah ternak, limbah dari perusahaan maupun lainnya, dibuang semaunya ke Danau Toba.

"Untuk menjaga keasrian Danau Toba, pemerintah provinsi (Pemprov) Sumut sudah membentuk tim khusus untuk melakukan pengawasan. Tim yang terbentuk akan terus memeriksa kondisi kualitas air di Danau Toba. Pembangunan ini tidak boleh sia - sia dan anggaran terbuang percuma," tegas Edy.

Menurut Edy, pembangunan pariwisata Danau Toba sebagai destinasi wisata internasional tersebut, dipastikan akan mendatangkan para wisatawan lokal maupun mancanegara.

"Secara otomatis, kesejahteraan masyarakat mengalami peningkatan ke depannya," tandas Edy Rahmayadi.

 



Sumber: Suara Pembaruan